Pokja 1.2.4 TP PKK Desa Tanding Marga Adakan Sosialisasi

Berita, Daerah144 views

MUARA ENIM, ENIMTV – Untuk meningkatkan kesehatan dan menanggulangi stunting di desa, khususnya yang ada di Kecamatan Sungai Rotan, Pokja 1.2.4 TP PKK Desa Tanding Marga mengadakan sosialisasi di Kantor Desa Tanding Marga, Rabu (25/1/2023).

Hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua TP PKK Kecamatan Sungai Rotan Ratni Abdul Haris, Kasi PMD Miswanto, S.T., M.M., Kepala Desa Muara Lematang Hamka, S.Pd. dan Kepala Desa Tanding Marga Gunadi.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kecamatan Sungai Rotan Ratni Haris memaparkan tentang tugas dan fungsi PKK di desa, terutama keterampilan yang harus disalurkan dan disampaikan kepada ibu-ibu PKK di desa, contohnya membuat keripik, karena bahan untuk keripik itu banyak macam.

Baca juga:  Pemdes Muara Lematang Realisasikan BLT DD Tahap 3

“Ibu PKK harus bisa menjahit, karena sudah kita pelajari. Kemudian, ibu PKK harus membentuk kelompok. Untuk Pokja 3 membuat toga. sayuran ubi kayu, kolam lele, kangkung, itu demi menanggulangi ekonomi. Sedangkan Pokja 4 tentang kesehatan dan posyandu bayi, posyandu lansia, seperti senam lansia. Stunting untuk anak yang kurang gizi, kalau sampai jangan menjadi gizi buruk di bawah umur 2 tahun,” ucapnya.

Sementara itu, Kasi PMD Kecamatan Sungai Rotan Miswanto memaparkan tentang mengintegrasikan kegiatan posyandu dengan pemanfaatan toga dan mengelola sampah rumah di desa, yang dituangkan dalam surat perjanjian kerja sama antar posyandu TP PKK dan Bumdes.

Baca juga:  PK Ojong-Jakob Oetama Mengutamakan Watak Baik dalam Menerima Karyawan

“Toga yang ada dikelola sesuai manfaat, dapat dilakukan oleh kader jika berupa olahan kering atau oleh masyarakat sendiri sesuai petunjuk buku pintar,” papar Miswanto.

Miswanto menambahkan, PKK ini merupakan sarana informasi di desa dan ibu PKK harus mengadakan kegiatan dan berbagi ilmu sesuai pengalaman yang ada, serta pintar dalam memanfaatkan bahan yang nanti akan dikelola.

“Ketua Pokja harus mengusulkan ke Ketua TP PKK kecamatan dan nanti kami akan meneruskan ke pak camat untuk merealisasikan dana untuk kegiatan PKK di desa,” tambahnya.

Baca juga:  Sepanjang 2020, Polri Sudah Tangkap 32 Orang Kelompok MIT

Miswanto mengatakan bahwa, harus mengubah pola yang selama ini baku dan butuh perubahan di desa nantinya.

“Sekarang saya kasih contoh pembuatan pempek, pertama kita harus siapkan bahannya baru kita bisa mengelolanya, dari bentuk sampai ke rasa, dan yang utama adalah rasa itu, mutu yang kita jual ke masyarakat,” katanya,

“Untuk mengembangkan sumber daya kesehatan rumah sehat, contoh yang sering kita temui adalah memelihara hewan ternak di bawah rumah, septiteng terlalu dekat dengan sumur tempat dikonsumsi,” papar Miswanto. (Rull)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *