oleh

Oknum Komisioner KPU OKU Selatan Diduga Potong Dana Publikasi Media

OKU SELATAN, ENIMTV – Pelaksanaan kegiatan Rapat Pleno Penetapan Hasil Pemilihan Pilkada Calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) pada Kamis (18/2/2021) di Gedung Kesenian Kecamatan Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) ternyata menyisakan polemik bagi kalangan awak media yang meliput kegiatan di lapangan dan yang merilis kegiatan tersebut.

Pasalnya, setelah kegiatan berlangsung para awak media mendapatkan uang publikasi.

Namun di lapangan, para awak media yang hadir dan meliput kegiatan tidak semua menerima dana publikasi yang diberikan kepada para pewarta tersebut, sehingga menimbulkan sedikit persoalan bagi para pewarta.

Baca juga:  Pisah Pamit Pjs. Bupati, SMSI OKU Selatan: Semoga Silaturahmi Tetap Terjalin

Agus Salim, perwakilan dari salah satu media yang mengambil dana publikasi kepada Bendahara KPU sebesar Rp5.000.000,00 (Lima Juta Rupiah), sebagai dana publikasi bagi para awak media, mengungkapkan bahwa dana sebesar Rp5 juta tersebut hanya diterima Rp4 juta.

“Satu jutanya diberikan kepada salah satu Komisioner KPU sebagai uang rokok dan uang pergaulan,” ungkap Agus.

Sementara itu, Bendahara KPU saat dihubungi melalui WhatsApp di nomor miliknya, menyampaikan memang benar Agus Salim perwakilan dari awak media telah mengambil uang publikasi untuk para media sebagai uang liputan.

Baca juga:  Kunker ke Kodim 0405 Lahat, Pangdam II/Swj Berpesan Agar TNI Selalu Berbuat Baik Kepada Masyarakat

“Uang yang dikeluarkan untuk para media itu sebesar Rp10 juta, lima jutanya untuk pembayaran uang Advetorial (Adv) bagi 2 media yang telah memasukkan kontrak kerja sebelumnya, dan lima jutanya lagi untuk para awak media lainnya sebagai uang liputan, diberikan kepada Agus sebagai perwakilan,” jelasnya, Senin (22/2/2021).

Terpisah, salah satu Komisioner KPU, Sarnubi saat dihubungi melalui panggilan WhatsApp miliknya menyampaikan
benar uang tersebut diberikan kepada Agus Salim, sebesar Rp4 juta.

Baca juga:  Bukan Cuma Jadi Juru Bicara, Humas Polri Juga Harus Bersinergi dengan Media

“Satu jutanya sebagai uang rokok, karena sudah lama kenal. Katakanlah sebagai bentuk pergaulan,” kata dia.

“Untuk kegiatan ke depan, bagi awak media yang belum mendapatkan dana publikasi tersebut, akan kita prioritaskan. Namun memang tidak ada media yang menayangkan pemberitaan Advetorial (Adv) melainkan pemberitaan biasa, kecuali bagi 2 media yang telah memasukkan penawaran kontrak kerja sama sebelumnya,” tegasnya. (SMSI)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *