Antisipasi Penyebaran Virus Covid-19, FHIS UMKO Lakukan Perkuliahan Online

Berita, Nasional136 views

LAMPUNG UTARA, ENIMTV – Menindaklanjuti maklumat dari Rektor Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) terkait dengan upaya mengantisipasi penyebaran virus Korona (Covid-19), Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS) UMKO menghilangkan perkuliahan tatap muka selama dua Minggu terhitung sejak 17 Maret 2020 s.d. 31 Maret 2020 dengan pengganti perkuliahan secara daring (online), Selasa (17/03/2020).

Suwardi selaku Dekan FHIS UMKO mengutarakan, dalam melakukan perkuliahan secara daring ini dosen dan mahasiswa dapat melakukan interaksi menggunakan berbagai aplikasi baik yang disediakan oleh pihak kampus maupun yang ada di media sosial lainnya.

“Untuk fasilitas perkuliahan daring atau online ini dosen dapat memberikan materi perkuliahan terhadap mahasiswa dengan menggunakan siakad cloud atau media sosial lainnya seperti google classroom dan edlink,” jelas Suwardi via pesan WhatsApp.

Lebih lanjut, Dekan FHIS yang akrab dipanggil Pak Su atau Bang Su ini menjelaskan, untuk program EdLink diunduh di PlayStore dan terintegrasi dengan Siakad Cloud UMKO. Jadi, jadwal pertemuan dan peserta KRS dapat muncul di aplikasi EdLink. Dengan aplikasi ini pengajar dapat melihat mahasiswa yang mengikuti perkuliahan. Untuk menggunakan aplikasi ini, dosen dan mahasiswa harus mengunduhnya terlebih dahulu.

Kemudian untuk Siakad Cloud, dosen dapat mengunggah materi dengan 2 cara yaitu pertama dengan melalui forum kelas dan kedua dengan melalui upload materi di tiap pertemuan.

Baca juga:  Masyarakat Desa Gunung Gijul Gelar Festival Durian

Sedangkan untuk aplikasi di luar program yang dimiliki UMKO yaitu Google Classroom, dosen dapat menggunakan layanan ini dengan e-mail pribadi dosen dan mahasiswa.

Dengan melakukan perkuliahan online ini diharapkan mahasiswa tetap mendapatkan haknya untuk mengikuti kegiatan perkuliahan walaupun tidak dilakukan tatap muka di kampus.

“Kita sama-sama berdoa semoga virus Korona ini segera mereda sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa tanpa ada rasa was-was. Tentu saja kita tetap berusaha untuk menjaga kebersihan dan kesehatan masing-masing,” pungkas Suwardi. (Hdr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *