EMPAT LAWANG, ENIMTV – Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad memimpin langsung apel gelar pasukan dan peralatan kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla), di lapangan Pemkab Empat Lawang, Kamis (25/2/2021).
Didampingi Dandim 0405 Lahat dan Kapolres Empat Lawang, Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad memeriksa pasukan dan mengecek satu-persatu peralatan yang ada.
Dalam sambutannya, Bupati Empat Lawang mengatakan, pada tahun 2015 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat sebanyak 2,6 juta hektare hutan dan lahan terbakar, dengan 120 ribu titik api sejak Juni hingga Oktober 2015.
Sementara itu, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan Tujuh (7) provinsi lainnya saat itu menjadi darurat asap. Bahkan Sumsel sendiri lahan yang terbakar mencapai 23 persen.
Belajar dari hal tersebut, digelarnya apel kesiapsiagaan pasukan ini dilakukan untuk mengecek kesiapan personil dan kelengkapan sarana dan prasarana yang ada.
”Dalam penanganan bencana, ada sebuah prinsip yang harus dipegang, yaitu lebih baik siap tapi tidak dipakai, daripada dipakai tapi tidak siap. Saya ulangi, lebih baik siap tapi tidak dipakai, daripada dipakai tapi tidak siap,” kata Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad.
Artinya, lanjut orang nomor satu di Empat Lawang ini, lebih baik segala persiapan dilakukan matang, tetapi bencana tidak datang dari pada bencana datang tetapi tidak siap.
Apalagi Instruksi Presiden sudah sangat jelas terkait pelaksanaan tugas penanggulangan karhutla dan bencana alam lainnya.
Instruksi Presiden tersebut, dijelaskan Bupati, menjadi acuan untuk selalu siap siaga dalam menghadapi fenomena perubahan iklim, cuaca ekstrem yang berpotensi terjadinya bencana seperti karhutla dan bencana alam lainnya.
”Sinergitas antara Pemda, TNI, Polri dan masyarakat sangat dibutuhkan. Percayalah Tuhan menaruh saudara semua di posisi ini bukan karena kebetulan,” ungkapnya.
Menurutnya, orang yang hebat tidak dilahirkan dari kemudahan, kesenangan dan kenyamanan. Tapi mereka dibentuk oleh kesusahan, perjuangan dan bahkan air mata.
”Kepada tim, saya ucapkan selamat bertugas, selamat bekerja, selamat mengabdi, mari kita tingkatkan sinergitas dan kolaborasi. Untuk antisipasi kebakaran hutan dan lahan serta bencana alam lainnya,” pungkasnya. (SMSI)








