DPRD Lahat Bersama Pemkab Dengarkan Pidato Kenegaraan

Berita, Sumsel92 views

LAHAT, ENIMTV – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Rapat Paripurna Istimewa mengikuti Agenda Kenegaraan, Selasa (16/8/2022).

Agenda Kenegaraan tersebut yaitu Sidang Tahunan MPR RI dan mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-77 Tahun 2022 di depan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI. Acara berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Lahat.

Sidang MPR RI bersama Sidang DPR RI dan DPD RI yang digelar sebagai laporan pertanggungjawaban kinerja Presiden dan Lembaga Negara, serta pidato dalam rangka HUT ke-77 Kemerdekaan RI.

Baca juga:  Pemkab Lahat Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua

Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lahat Cik Ujang, S.H., Wakil Bupati Lahat H. Haryanto, S.E., M.M., Sekda Lahat Chandra, S.H., Forkopimda, Ketua DPRD Lahat Fitrizal Homizi, beserta seluruh anggota DPRD Kabupaten Lahat.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Lahat Fitrizal Homizi mengajak untuk bersama-sama mendengarkan pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, dalam rangka memperingati Dirgahayu HUT Kemerdekaan RI ke 77 Tahun 2022.

Baca juga:  Polres Muara Enim Gelar Upacara Sertijab Kasat Intelkam dan Kasat Binmas

“Dengan tema “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”, saat ini menjadi momentum dalam membangun bangsa,” tuturnya ketika membuka rapat mengikuti Agenda Kenegaraan.

Presiden RI Joko Widodo dalam pidatonya menyampaikan, semua negara seluruh dunia sedang menghadapi ujian yang sama, krisis kesehatan, pandemi Covid-19 belum seluruhnya pulih dan perekonomian dunia belum sepenuhnya pulih, tiba-tiba krisis perang di Ukraina, krisis pangan, krisis energi dan krisis keuangan tidak terhindarkan lagi.

Baca juga:  Coffee Morning Bersama Insan Pers, Kapolres Lahat: Apa Yang Wartawan Sajikan Menentukan Citra Polri di Mata Masyarakat

“Kita tahu 107 negara terdampak krisis dan bagi di antaranya diperkirakan akan jatuh bangkrut. Diperkirakan 553 juta jiwa terancam kemiskinan ekstrem dan 345 juta jiwa terancam kekurangan pangan dan kelaparan. Salah satu kekuatan Indonesia adalah sumber daya alam yang berlimpah, wilayah yang luas dan keanekaragaman rakyat yang menjadi kekuatan Indonesia jika kita kelolah dengan bijak dan berkelanjutan,” pesan Jokowi. (Endi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *