oleh

Beredar SPPT PBB Masjid di Lahat, Bapenda: Itu Kesalahan Konsultan Pihak Ketiga

LAHAT, ENIMTV – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lahat, Subranudin melalui Kabid PBB P2 dan BPHTB Hendri Agus Firmansyah, S.E. bersama Kasubid PBB 2 Fery Kurniawan memberikan klarifikasi terhadap beredarnya kabar bahwa Pemkab Lahat akan menarik PBB dari sejumlah masjid di wilayah Talang Jawa Selatan, Kota Lahat.

Kepada Enimtv.com, Fery Kurniawan saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (18/2/2021). mengatakan bahwa munculnya Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada sejumlah masjid akibat kelalaian/kesalahan pendataan yang dilakukan oleh konsultan pihak ke-3.

Baca juga:  Sekda Lahat H. Januarsyah Buka Pelatihan Manajemen Homestay

Disebabkan karena minimnya SDM yang ada di Bapenda, akhirnya Bapenda menggunakan jasa pihak ketiga pada saat pendataan objek PBB di tahun 2020.

“Sebelum mendata, kami pun menginstruksikan kepada pihak ketiga untuk berkoordinasi dan berkomunikasi dengan RT/RW dan camat agar tidak terjadi kekeliruan,” ujarnya.

Ditambahkannya, warga juga masih bisa protes apabila ada SPPT yang terdobel dan keliru seperti tagihan kepada rumah ibadah, SPPT tersebut bisa dikembalikan dengan mekanisme melalui RT/RW, lurah dan camat yang akan mengembalikannya ke Bapenda.

Baca juga:  Resmikan Agrowisata Sindang Panjang, Ini Harapan Herman Deru

“Peristiwa ini menjadi evaluasi bagi pihak Bapenda, agar lebih selektif ke depannya dalam menggandeng pihak ketiga untuk melakukan pendataan objek pajak agar tidak terjadi kekeliruan kembali,” pungkasnya. (Endi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *