oleh

Tak Terima Dipecat Sepihak oleh Kades, Ratusan Perangkat Desa Geruduk Pemda Lahat

LAHAT, ENIMTV – Sebanyak 300 perangkat desa dari perwakilan berbagai desa yang ada di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Lahat menggelar aksi demonstrasi di depan gerbang kantor Pemkab Lahat, Senin (21/2/2022).

Aksi damai tersebut dilakukan untuk menuntut hak mereka yang diberhentikan secara sepihak oleh kepala desa yang baru.

Menurut koordinator aksi, Saryono, Bung Nata, Elan Setiawan beserta perwakilan dari perangkat desa, mereka mengungkapkan ketidakpuasannya atas perlakuan kepala desa yang baru dilantik di sejumlah kecamatan, antara lain Tj. Tebat, Kota Agung, Mulak Ulu dan Kikim Selatan, yang telah mengganti beberapa perangkat desa secara sepihak dan mengangkat perangkat desa yang baru berasal dari keluarga kepala desa.

Baca juga:  Rata-rata Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Lebih Baik dari Rata-rata Dunia, Presiden: Jangan Sampai Kita Teledor

“Kami meminta agar Pemkab bersama DPRD Lahat bisa mengevaluasi kinerja kepala desa di bawah yang bertindak sewenang-wenang ini,” ujar koordinator aksi.

“Bahkan, ada di salah satu desa, oknum TNI diangkat jadi kepala desa dan mengangkat anak beserta keluarga kepala desa menjadi perangkat desa,” imbuhnya.

Sementara itu, aksi demo perangkat desa ini disambut baik oleh Kasatpol PP Lahat Fauzan Khoiri yang dalam hal ini mewakil Bupati Lahat Cik Ujang, S.H.

Baca juga:  Menpora Tegaskan PON XX dan Peparnas XVI Papua Terapkan Sistem Bubble Ketat

Disampaikan Fauzan, berhubung bertepatan pada hari ini bersamaan Bupati Lahat bersama DPRD beserta OPD di lingkungan Pemkab Lahat sedang melaksanakan Rapat Paripurna DPRD, maka hanya 5 perwakilan saja yang boleh masuk ke dalam ruangan untuk mediasi.

Pantauan Enimtv.com, demonstrasi berjalan aman dan tertib, tampak anggota kepolisian dari Polres Lahat berjaga mengawal aksi mereka hingga selesai. (Endi)

Baca juga:  2022, Mekanisme Distribusi Gas 3 Kg di Muba Bakal Diatur Lewat Perbup

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.