oleh

ASN Diskominfo Lubuklinggau Dianiaya Oknum Pejabat Musi Rawas

LUBUKLINGGAU, ENIMTV – Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kominfo Kota Lubuklinggau, Febrio Fadilah (40), mendatangi Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Lubuklinggau, Kamis (21/1/2021). Warga Jalan Sueb Tamat RT 02 No 415, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 yang juga diketahui penasehat SMSI Silampari ini, melaporkan Hi, yang diketahui oknum pejabat di Musi Rawas, dengan dugaan kasus penganiayaan.

Penganiayaan yang dilakukan terlapor (HI) terhadap Febrio Fadilah ini, belum diketahui pasti penyebabnya. Namun, laporannya diterima dengan nomor polisi LP/B-17/1/2021/SUMSEL/RES LLG.

Baca juga:  Herman Deru Gelar Ajang Silaturahmi Dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X

Pelapor, Febrio Fadilah saat dihubungi, Jumat (22/1) siang, membenarkan bahwa dirinya telah melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Lubuklinggau. Namun, dirinya tidak merinci penyebab dugaan penganiayaan tersebut.

Menurut korban Rio, dirinya didatangi dua mobil Triton dan Innova dengan anggota sekitar 8-9 serta 1 unit kendaraan bermotor.

Diceritakan korban, semua oknum tersebut langsung mendatangi tempat dia bekerja, sempat terjadi pembicaraan sebentar entah apa sebabnya tensi pembicaraan tersebut meningkat hingga terjadi dugaan pemukulan.

Baca juga:  Aklamasi, Sutrisno Amin Kembali Nahkodai Hanura Lubuklinggau

Usai dianiaya, korban pun langsung mendatangi rumah sakit terdekat untuk dilakukan visum. Selanjutnya, Rio melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Sumatera Selatan Resor Lubuklinggau.

“Saya sudah melapor ke pihak berwajib, semoga kasus ini segera diproses secepatnya,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono melalui Kasat Reskrim AKP Ismail saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, membenarkan telah menerima laporannnya. Saat ini, kasus dugaan penganiayaan tersebut sedang dilakukan penyelidikan.

Baca juga:  Update 16 Juni 2020: Kasus Positif COVID-19 di Indonesia Sudah Tembus 40 Ribu Lebih

“Sudah ada laporan, kasus masih dalam pemeriksaan saksi-saksi dan terlapor sudah dimintai keterangan. Selama ini hasil masih dalam proses, dugaan salah paham,” ungkap Kasat. (SMSI)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *