Kado HUT ke-79 Muara Enim, 17 Pasien Bibir Sumbing Dapat Operasi Gratis

Berita, Daerah12 views

MUARA ENIM, ENIMTV – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kabupaten Muara Enim, sebanyak 19 pasien bibir sumbing mendapatkan bantuan operasi bibir sumbing secara gratis.

Kegiatan bakti sosial ini terselenggara atas kerja sama Pemkab Muara Enim dengan SmileTrain Palembang yang digelar di RSUD Dr. H.M. Rabain Muara Enim, Sabtu 15 November 2025.

Hadir langsung Bupati Muara Enim H. Edison, S.H., M.Hum. bersama Ketua TP PKK Muara Enim Hj. Heni Pertiwi Edison, S.Pd., Kepala Dinas Kesehatan Muara Enim dr. Eni Zatila MKM, tim dokter dari Smile Train
dan pihak terkait.

Bupati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemkab Muara Enim dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan warga yang mengalami kelainan bibir sumbing dan langit-langit mulut.

“Pelayanan kesehatan yang inklusif dan merata adalah hak setiap warga tanpa terkecuali. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak seperti SmileTrain Palembang, kami terus mendorong program-program kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Edison.

Lebih lanjut, Edison menginginkan kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan berkeadilan.

“Saya doakan agar para pasien yang telah menjalani operasi dapat segera pulih dan tumbuh dengan penuh percaya diri, menjadi generasi penerus yang sehat dan berdaya saing,” harapnya sambil menyerahkan kado bingkisan untuk para pasien.

Baca juga:  Kemenkes RI Tetapkan Muara Enim Bebas Penyakit Malaria

Ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan Muara Enim dr. Eni Zatila, kegiatan Bakti Sosial Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit Mulut Sumbing ini, terselenggara bekerja sama dengan Smile Train dan RSUD dr HM Rabain Muara Enim.

Menurutnya, operasi ini sangat penting bagi masa depan anak-anak, sebab jika tidak dilakukan operasi bisa membuat anak-anak tersebut merasa minder, padahal anak-anak- ini memiliki hak dan masa depan.

“Ke depan akan terus dilakukan karena masih banyak anak-anak yang menderita bibir sumbing,” ujar Eni.

Masih dikatakan Eni, Pemkab Muara Enim memilih operasi bibir sumbing ini karena tindakan ini tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan, jika masyarakat operasi sendiri tentu biayanya cukup mahal apalagi untuk masyarakat tidak mampu.

“Selain operasi bibir sumbing, kita juga sering mengadakan operasi katarak terutama untuk para Lansia,” katanya.

Sementara itu, Nurhayati (28) bersama bayinya Muhamad Aska Bagu Aldika (9 bulan) warga Desa Karang Sari, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, mengaku sangat senang dan terbantu oleh kegiatan operasi bibir sumbing gratis ini.

“Sebab, jika mengandalkan penghasilan keluarga yang seorang petani tentu biayanya cukup mahal,” ucapnya.

Ke depan, lanjut ibu satu anak ini, diharapkan kegiatan ini dan lainnya untuk dapat diteruskan karena di desa-desa masih banyak anak-anak yang menderita seperti anaknya dan perlu penanganan.

“Terima kasih Pak Bupati dan pihak yang telah membantu, sebab program ini sangat membantu kami,” ujar istri Syawaludin ini. (Aal)

Baca juga:  Optimalkan Layanan Kesehatan Warga Binaan, Lapas Muara Enim Lanjutkan MoU Dengan Dinkes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *