Kendalikan Inflasi, Dinas TPHP Muara Enim Gelar Pasar Tani dan Launching Gerakan Tanam Cabai

Berita, Daerah45 views

MUARA ENIM, ENIMTV – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) menggelar Pasar Tani dan Launching Gerakan Tanam Cabai, di Halaman Kantor Dinas TPHP Muara Enim, Jumat (17/11/2023).

Acara diawali dengan pembukaan Pasar Tani secara resmi oleh Bupati Muara Enim yang diwakili Staf Ahli Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Hermin Eko Purwanto bersama Pj Ketua TP PKK Muara Enim Rose Mafiana.

Selanjutnya, Staf Ahli Ekonomi melakukan Launching Gerakan Tanam Cabai di pekarangan Kantor Dinas TPHP Muara Enim.

Dalam kesempatan itu, Staf Ahli Ekonomi membacakan sambutan tertulis Bupati Muara Enim, yang pada intinya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Dinas instansi terkait, Camat, para Petani, Kelompok Wanita Tani dan UKM yang telah berpartisipasi dalam Pasar Tani ini.

“Pasar Tani ini merupakan ajang promosi yang efektif untuk memperkenalkan hasil pertanian, pengolahan dan produk-produk UKM yang dihasilkan oleh petani dan kelompok masyarakat Kabupaten Muara Enim untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga yang relatif terjangkau,” ujarnya.

Baca juga:  Pemkab Muara Enim Segera Lelang Online Sejumlah Barang Milik Daerah

Menurutnya, petani masih kesulitan dalam memasarkan produk pertaniannya sehingga rentan terhadap permainan pedagang atau tengkulak.

“Sistem pemasaran yang tidak efisien tersebut menyebabkan harga produk di tingkat petani relatif rendah dibandingkan dengan harga yang dibayarkan konsumen,” tutur Staf Ahli.

Untuk itu, dalam rangka memperkuat jaringan pemasaran di tingkat petani, maka petani harus mempunyai pasar, di mana petani diberi keleluasaan di bidang pemasaran melalui pembentukan satu wadah yang diberi nama “Pasar Tani”.

Lebih lanjut, Staf Ahli mengatakan saat ini harga komoditi cabai merah dan cabai rawit mengalami kenaikan yang cukup tinggi di pasar.

“Untuk mengantisipasi kenaikan ini, marilah kita bersama melakukan Gerakan Tanam Cabai, baik itu di pekarangan maupun di polybag. Dalam menjalankan Gerakan Tanam Cabai ini kita sudah berupaya mengendalikan inflasi di daerah,” ajaknya.

Dirinya juga mengimbau kepada seluruh Kepala OPD, Camat dan staf serta masyarakat di Kabupaten Muara Enim, agar dapat menanam cabai di rumah masing-masing sehingga hasilnya dapat dikonsumsi sendiri untuk kebutuhan sehari-hari. Apabila ini berhasil, maka menjadi satu langkah dalam menstabilkan harga dan inflasi dapat dikendalikan.

Baca juga:  Gerakan Lintas Budaya, Agama, dan Generasi: Perusak Lingkungan Adalah Penghianat Negara dan Bangsa

“Semoga melalui Gerakan Tanam Cabai ini dapat menurunkan inflasi dan menjadi percontohan agribisnis yang dapat menggerakkan perekonomian di desa dan memajukan serta meningkatkan kesejahteraan petani khususnya, masyarakat di pedesaan pada umumnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Muara Enim Ulil Amri menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menanggapi instruksi Mendagri tentang pengendalian inflasi, khususnya dari produk pertanian.

“Langkah-langkah yang dilakukan meliputi operasi pasar, stabilitas pasokan, koordinasi dengan forkopimda dan satgas pangan, peningkatan gerakan menanam, mitigasi dampak El Nino, serta pelaporan kegiatan inflasi kepada Bupati dan Mendagri,” jelas Ulil.

Ulil mengatakan kegiatan ini juga sejalan dengan program Muara Enim Sejahtera yang dicanangkan oleh Bupati Muara Enim.

“Kabupaten Muara Enim memiliki potensi pertanian yang luar biasa, terbukti dengan surplus produksi beras, sayuran, buah-buahan, daging, dan telur,” katanya.

Baca juga:  AMMB Geruduk Kantor Gubernur, Pemprov Sumsel Dinilai Gagal Tanggulangi Kebakaran

Untuk mengatasi inflasi, Dinas TPHP menggelar pasar tani dengan harga di bawah pasaran, seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, kentang, brokoli, terong, tomat, kubis, dan sawi.

“Selain itu, beras medium dijual dengan harga bersaing, membantu masyarakat mendapatkan produk pertanian dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Ulil mengajak masyarakat untuk mendukung Gerakan Tanam Cabai dengan menanam cabai, baik cabai rawit maupun cabai merah sebanyak 10 batang atau lebih.

“Cabai merupakan salah satu komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi. Dengan menanam cabai, kita dapat menghemat pengeluaran, meningkatkan kesehatan, dan mendapatkan penghasilan tambahan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam pembukaan Pasar Tani dan Launching Gerakan Tanam Cabai tersebut, di antaranya perwakilan Forkopimda, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Husein Aswadi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Syamsiah, Kepala Dinas Kominfo Ardian Arifanardi, Kepala Bapenda Feri Sonevel, Kepala BPBD Abdurrozieq Putra, serta sejumlah Camat dan Kepala Desa. (Aal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *