Kenakan Batik Motif Makraje, Plt Bupati & Plt Ketua TP PKK Muara Enim Tampil Menawan di Peringatan HUT ke-77 Provinsi Sumsel

Berita, Daerah108 views

MUARA ENIM, ENIMTV – Dengan mengenakan pakaian tradisional sulaman dan songket motif Makraje, Plt Bupati Muara Enim Ahmad Usmarwi Kaffah dan Plt Ketua TP. PKK Kabupaten Muara Enim Nurul Vita Utami tampak serasi dan tampil menawan di Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Sumatera Selatan, dalam rangka Peringatan Hari Jadi Provinsi Sumatera Selatan ke-77, di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Kota Palembang, Senin (15/05/2023).

Baca juga:  Terkait PPK dan PPS Berstatus ASN, KPU OKI: Tak Perlu Koordinasi Dengan BKPP

Tak ayal, kehadiran Plt Bupati dan istri yang memakai hiasan gandik motif pecah kopi tersebut menarik perhatian undangan yang hadir.

Batik Motif Makraje merupakan produksi pengrajin Desa Kayuara Batu, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muara Enim,

Dalam acara yang berlangsung khidmat tersebut, Plt Bupati menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi Provinsi Sumatera Selatan kepada Gubernur dan Ketua DPRD Sumatera Selatan di sela-sela foto bersama.

Baca juga:  Percepat Vaksinasi Nasional, Pemerintah Kembali Datangkan Delapan Juta Dosis Vaksin Sinovac

Dirinya berharap bersama Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Mawardi Yahya, Sumatera Selatan dapat semakin maju dan terdepan melalui sinergi yang solid, baik antar-pemerintah kabupaten/kota maupun antara pemerintah kabupaten/kota dengan Pemprov. Sumatera Selatan.

Seusai kegiatan, Plt Bupati menyempatkan diri meninjau anjungan pameran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Muara Enim yang terletak di halaman Kantor DPRD Sumatera Selatan.

Baca juga:  Pembukaan Rakernas Pembangunan Pertanian 2021, Presiden Jokowi Tekankan Peningkatan Skala Ekonomi & Penerapan Teknologi

Dirinya mengapresiasi berbagai produk UMKM lokal yang dipamerkan. Menurut Plt Bupati, usaha kerajinan lokal berbasis potensi daerah harus senantiasa diangkat melalui promosi yang berkesinambungan sehingga dapat mengangkat perekonomian rakyat, khususnya di pedesaan. (Aal/Diskominfo-ME)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *