LAHAT, ENIMTV – Pemerintah daerah (Pemda) seyogianya dapat bekerja sama dengan media online yang memiliki badan hukum yakni Perseroan Terbatas (PT) dengan penanggung jawab yang telah mempunyai sertifikat UKW Utama. Karena media ini yang bisa dipertanggungjawabkan segi hukum dan pajaknya.
Demikian ditegaskan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Jon Heri dalam sambutannya pada acara Pelantikan Pengurus SMSI Lahat Masa Bakti 2021-2024, Senin (8/3/2021).
“Satu media satu perusahaan, bukan satu perusahaan digunakan dua atau lebih media online,” tegas Jon Heri.

Pria yang juga CEO media Jodanews.com ini berharap agar pemerintah bisa bekerja sama dengan media online yang memiliki PT. Jika pemerintah masih menjalin kerja sama dengan media online tanpa PT, artinya Pemda bekerja sama dengan media abal abal.
“Media anggota SMSI seluruhnya sudah berbadan hukum (PT), jadi tidak usah ragu menjalin kerja sama mempublikasi program kegiatan pemerintah,” ungkap Jon Heri.

Jon Heri mengakui anggota SMSI Sumsel baru ada sekitar 120 perusahaan media online, masih ada 50 persen yang belum terverifikasi faktual. Namun, ke depan terus melengkapi syarat yang diminta Dewan Pers.
“SMSI akan mem-back up publikasi pemerintah, namun demikian kita juga harus mengkritik yang sifatnya membangun,” ucap Jon Heri.
Ditambahkan Jon Heri, SMSI memiliki program Ekonomi Kreatif (Ekraf) UMK. Jadi, sekelompok pelaku usaha media online ini mem-back up promosi UMKM secara gratis. Karena ini sebagai wujud kepedulian SMSI terhadap UKM.
“Publikasi Promosi UKM gratis, kami cuma butuh klik saja,” ujar Jon Heri.
Sementara itu, Bupati Lahat Cik Ujang dalam sambutannya mengatakan, dirinya mengucapkan selamat atas dilantiknya kepengurusan SMSI Lahat periode 2021-2024. Semoga ke depannya SMSI Lahat bisa bersinergi dengan pemerintah.
“Semoga kepengurusan SMSI yang baru saja dilantik oleh Ketua SMSI Sumsel dapat bersinergi dengan pemerintah dengan baik,” harap Cik Ujang.
Lebih lanjut, Cik Ujang menegaskan dirinya siap dikritik, tapi kritikan itu sifatnya membangun.
“Saya siap dikritik, karna kritikan itu bagian dari kontrol sosial, tapi sifatnya membangun, bukan untuk menjatuhkan,” tegasnya.
Pelantikan SMSI Lahat dihadiri Bupati Lahat Cik Ujang dan Forkompinda, serta Ketua SMSI Kota/Kabupaten se-Sumsel. (SMSI)








