BATURAJA, ENIMTV – Beberapa waktu lalu, tepatnya pada Selasa (1/9.2020), titik api Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terpantau melalui satelit dengan titik koordinat 4°16’09.6″S104°02’55.3″E,02’55.3.
Lokasi Karhutla tersebut berada di perbatasan Desa Tihang dengan Desa Simpang Empat, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan. Lokasi berjarak sekitar 25 km dari pusat desa dan memakan waktu 5 jam perjalanan.
Hal itu diungkapkan Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga melalui Kapolsek Lengkiti AKP Bastari di Baturaja, Kamis (3/9).
Dilansir dari ANTARA, saat ini Jajaran Polres OKU melalui Polsek Lengkiti tengah mendalami kasus Karhutla seluas satu hektare di kawasan hutan Desa Tihang, guna menangkap pelaku pembakaran hutan dan lahan tersebut.
“Kasus ini sedang kami dalami. Mudah-mudahan pelakunya segera tertangkap,” katanya.
“Alhamdulillah meskipun medan menuju titik api cukup sulit karena harus melewati hutan dengan berjalan kaki, akhirnya api berhasil dipadamkan oleh anggota kami dibantu warga,” ungkapnya.
Menurutnya, api yang terpantau di satelit tersebut berasal dari pembakaran lahan milik warga Desa Mekar Sari, Kecamatan Sosoy Buay Rayap.
Pembakaran lahan menggunakan sistem penyekatan tersebut diduga dilakukan oleh pemilik lahan dengan cara membayar seseorang untuk bercocok tanam,
“Oleh sebab itu, kasus ini sedang kami selidiki guna mencari tahu siapa pemilik lahan untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya. (*)








