Gubernur Sumsel Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan di Yayasan Abdul Rahman

Berita, Daerah480 views

MUARA ENIM, ENIMTV – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru didampingi Plt. Bupati Muara Enim H. Juarsah, S.H. melakukan kunjungan kerja ke Yayasan Abdul Rahman, di Desa Karang Mulia, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, Kamis (20/8/2020).

Kunjungan kerja orang nomor satu di Sumatera Selatan itu dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 Hijriah, sekaligus masih dalam suasana Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, dan bertepatan dengan HUT ke-19 Yayasan Abdul Rahman.

Kehadiran Gubernur Sumsel dan Plt. Bupati Muara Enim disambut oleh kemeriahan serta antusiasme santri dan seluruh masyarakat desa Karang Mulia.

Baca juga:  Panglima TNI Mutasi dan Promosi Jabatan 114 Perwira Tinggi, Ini Nama-Namanya

Pada kesempatan ini, Gubernur Sumsel menyerahkan bantuan untuk pembangunan 3 ruang belajar senilai Rp500 juta, yang diberikan secara bertahap pada setiap bulannya, dan ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan ruang belajar di Pesantren Yayasan Abdul Rahman.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumsel menyampaikan, dirinya sebagai pemimpin tentu akan memberikan yang terbaik demi kemajuan pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat. Herman Deru juga mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Abdul Rahman yang telah mencetak generasi penerus yang unggul demi kemajuan bangsa.

Baca juga:  Aspirasi Massa Ditampung, JPU Kejari Lahat Tunggu Perintah Pimpinan

“Pesantren perumpamaan tempat pemandai besi, diistilahkan bahwasanya seonggok besi akan jauh lebih tinggi nilainya apabila sudah berubah menjadi barang yang nilai jualnya akan naik, begitu pula pada kehidupan seorang manusia akan jauh lebih dihargai apabila mempunyai banyak ilmu. Karena dengan ilmu, kehidupan akan jauh lebih bermakna,” ucap HD.

Sementara itu, Plt. Bupati Muara Enim menambahkan, peringatan Tahun Baru Islam merupakan suatu hari yang penting bagi umat Islam, karena menandai peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah Islam yaitu memperingati penghijrahan Nabi Muhammad SAW dari Kota Makkah ke Madinah pada tahun 622 M.

Baca juga:  Akui Kesalahannya, PGRI Muara Enim Maafkan Pemilik Akun MN

Oleh karenanya, peringatan seperti ini jangan hanya sekedar menjadi seremonial saja, akan tetapi lebih kepada bagaimana kita mengevaluasi diri dalam menjalankan perintah-Nya dan menjadi momentum dalam meningkatkan kualitas keimanan serta ketaqwaan sebagai umat Muslim yang bersatu dalam membangun.

“Hari ini merupakan hari bersejarah bagi umat Islam yang mengingatkan kita akan perjuangan Nabi Muhammad SAW untuk umat Islam di seluruh dunia,” ucap Plt. Bupati Muara Enim. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *