MUARA ENIM, ENIMTV – Para Kepala Perangkat Daerah pada Siang hari ini (18/8/2020) berkesempatan untuk melakukan paparan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Perangkat Daerah masing-masing.
Selama 2 hari kedepan dari tanggal 18-19 Agustus 2020, terdapat 11 Kepala Perangkat Daerah yang akan melakukan paparan SAKIP yaitu: Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan; Sekretariat DPRD; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil; Dinas Sosial; Dinas Ketahanan Pangan; Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif; Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu; BKPSDM; dan RSUD Dr. H.M. Rabain.


Plt. Bupati Muara Enim H. Juarsah, S.H. didampingi Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. H. M. Teguh Jaya, M.M. dan Asisten 3 Bidang Administrasi Umum, dr. Yan Riyadi, M.A.R.S., beserta Kepala Perangkat Daerah, hadir dalam kegiatan evaluasi SAKIP ini.
Dalam pengarahannya, Plt. Bupati Muara Enim mengatakan bahwa dalam perbaikan sistem pemerintahan dan sistem manajemen merupakan agenda penting dari reformasi birokrasi yang sedang dijalankan oleh pemerintah saat ini.

Plt. Bupati menekankan kepada setiap perangkat daerah untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dalam melakukan paparan yang akan dilaksanakan oleh Tim Kementerian PAN RB nantinya, paparan akan dipilih secara acak. Oleh karena itu, Plt. Bupati menyampaikan kepada perangkat daerah untuk selalu berlatih diri dengan sebaik-baiknya dan harus punya leader ownership, yaitu keterlibatan pimpinan dalam proses perencanaan serta benar-benar memahami manajemen kinerja dan manajemen strategis, bukan hanya melaksanakan kegiatan administrasi belaka.
Plt. Bupati juga mengimbau kepada perangkat daerah agar jangan ada lagi penurunan nilai SAKIP di tahun 2020 ini, dan kedepan agar nilai SAKIP Kabupaten Muara Enim untuk bisa dipertahankan.
Plt. Bupati menegaskan kepada perangkat daerah yang belum memahami teknis paparan evaluasi SAKIP agar dapat belajar dengan yang lebih berpengalaman (senior) atau belajar dengan tim SAKIP kabupaten.
‘Saya minta semua harus kompak untuk mempertahankan nilai SAKIP, jangan sampai ada satu Perangkat Daerah yang memberatkan penilaian,” pungkasnya. (*)








