MUARA ENIM, ENIMTV – Malam ramah tamah dan pembukaan Rapat Teknis OPD Dinas Kebudayaan dan Pariwisata se-Sumatera Selatan Tahun 2020 digelar pada Senin (9/3/2020) di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS) Muara Enim.
Muara Enim menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Rapat Teknis OPD Kebudayaan dan Pariwisata se-Sumatera Selatan Tahun 2020.
Rapat teknis OPD Kebudayaan dan Pariwisata se-Sumatera Selatan dihadiri kurang lebih 80 orang Kepala Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata atau diwakilkan oleh Sekretaris yang berasal dari 17 kabupate/kota di Provinsi Sumatera Selatan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Aufa Syahrizal, SP., M.Sc selaku ketua pelaksana rapat tersebut dalam sambutannya menyampaikan laporan terkait pelaksanaan Rapat Teknis OPD Kebudayaan dan Pariwisata se-Sumatera Selatan Tahun 2020.
“Dasar pelaksanaan kegiatan adalah merupakan program kerja tahunan kepala dinas kebudayaan dan pariwisata provinsi Sumatera Selatan. Kali ini program kerja memang sengaja dilaksanakan pada awal tahun dalam rangka menyusun dan mensinkronisasikan program kerja masing-masing kabupaten/kota dan juga provinsi,” katanya.
Aufa juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Muara Enim selaku tuan rumah Rapat Teknis OPD Kebudayaan dan Pariwisata se-Sumatera Selatan Tahun 2020.
“Kalau orang malaysia bilang bukan beribu-ribu terima kasih, berjuta-juta terima kasih kami ucapkan kepada Pemerintah Kabupaten Muara Enim yang sudah memfasilitasi, khususnya pada malam ramah tamah ini serta fasilitas lainnya,” ucap Kepala Disbudpar Sumatera Selatan.
Tambahan, para peserta Rapat Teknis OPD Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan pada Selasa (10/3/2020) difasilitasi untuk berkunjung ke salah satu destinasi wisata di Kabupaten Muara Enim yaitu Air Terjun Bedegung.
Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, S.H. mewakili Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, dalam sambutannya seraya membuka Rapat Teknis OPD Kebudayaan dan Pariwisata se-Sumatera Selatan Tahun 2020 menyampaikan, “Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menempatkan sektor kebudayaan dan pariwisata sebagai sektor unggulan dalam kerangka pembangunan ekonomi di Sumatera Selatan. Demikian pula halnya, Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan pemerintah kabupaten/kota lainnya untuk senantiasa mengembangkan sektor kebudayaan dan pariwisata,” katanya.
“Pengembangan kebudayaan dan pariwisata akan dicapai apabila adanya dukungan dari kalangan usaha, stakeholder, pemerintah baik pusat maupun daerah, serta masyarakat luas sebagai subjek pembangunan dalam rangka pemberdayaan ekonomi rakyat,” tambahnya.
“Berbagai komponen industri pariwisata seperti hotel, restoran/rumah makan, transportasi, cinderamata, dan sebagainya, selalu terkait dan memiliki ketergantungan pada barang dan jasa yang dihasilkan dari masyarakat. Oleh sebab itu, pengembangan pariwisata harus melibatkan masyarakat, mulai dari tahap perencanaan, pengelolaan, dan kepemilikannya. Dengan demikian pengembangan pariwisata dapat menumbuhkan kepedulian, rasa memiliki, dan mampu memberikan manfaat finansial bagi masyarakat,” tutup Juarsah.
Selengkapnya ———- Simak video
Laporan, Gusti.







