Pemkab Lahat Akan Beli Alat PCR Senilai Rp 3 Miliar, Ali Afandi: Khusus Warga Lahat Swab Kita Gratiskan

Berita, Sumsel352 views

LAHAT, ENIMTV – Seluruh Tim Gugus Tugas dalam Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Lahat sedikit merasa lega. Walaupun saat ini tren kasus Covid-19 masih terlihat fluktuatif.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat, H. Ali Afandi yang juga selaku Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lahat, Jumat (27/11/2020).

Ali menjelaskan, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 memang tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Sebab, semua kegiatan tak terlepas dari adanya kesediaan dana guna mencukupi kebutuhan dalam mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Selama ini setiap wilayah di Kabupaten Lahat berdiri posko-posko Covid-19 guna memantau, memeriksa, dan mendata setiap orang yang masuk ke wilayah Kabupaten Lahat. Akan tetapi, dikarenakan dana yang tidak mencukupi, maka posko-posko Covid dihapuskan,” jelasnya.

Kemudian sebagai pengganti posko-posko Covid tersebut, lanjut Ali, diserahkan ke pimpinan wilayah masing-masing seperti Kecamatan, Kelurahan, dan Desa, agar tetap melaksanakan pemantauan dan pemeriksaan terhadap para pendatang untuk didata dan disampaikan ke Pemerintah Daerah melalui Tim Gugus Tugas Kabupaten Lahat.

“Namun apa yang menjadi tugas pimpinan wilayah ini tidak berjalan dengan mulus. Pemantauan, pemeriksaan, dan pendataan masih kurang kita terima. Sehingga berakibat kasus Covid-19 terjadi zig-zag dan naik turun hingga secara tak langsung terjadi kontak erat, baik sesama masyarakat tetap maupun kontak erat bersama masyarakat pendatang yang berakibat masyarakat terinfeksi Covid-19,” jelas Ali saat diskusi bersama Enimtv.com dan awak media lainnya di ruang kerjanya.

Baca juga:  Polri Awasi Aktivitas Penjualan Online Obat Antibiotik Pandemi Covid-19

Lebih lanjut, Ali mengungkapkan, untuk mengantisipasi sekaligus membantu dan mendata masyarakat dengan mengadakan Tes Swab, Pemkab Lahat telah menyetujui adanya pengadaan alat mesin Polymerase Chain Reaction (PCR) di Kabupaten Lahat senilai Rp 3 miliar, dengan kegunaan dapat mengumpulkan sampel dari Tes Swab lebih banyak dalam waktu 24 jam. Di samping itu juga dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lahat dari pihak perusahaan ataupun masyarakat yang melakukan Tes Swab berbayar tersebut.

“Saat ini kita telah mengadakan pembelian alat PCR senilai Rp 3 miliar agar dapat melakukan Swab langsung kepada pasien yang terkena Virus Corona. Sehingga pasien bisa cepat mengetahui hasilnya tanpa harus mengirimkan sampel Swab ke RS di Palembang,” ungkapnya.

“Kita yakin dalam jangka waktu 6 bulan, dana pembelian alat tersebut bisa kembali karena kita menarik biaya Rp 2,5 juta dari setiap pasien yang melakukan Tes Swab. Namun, khusus untuk warga Lahat kita gratiskan,” pungkasnya. (Endi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *