MUARA ENIM, ENIMTV – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang menyebut persiapan Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) II KORMI Sumsel di Kabupaten Muara Enim telah mencapai 70 persen.
Hal itu disampaikannya saat meninjau kesiapan venue sekaligus mengikuti rapat persiapan di Balai Agung Serasan Sekundang, Jumat (23/10/2026).
Rapat dan peninjauan tersebut turut dihadiri Plt Bupati Muara Enim Hj. Sumarni, Ketua KORMI Sumsel Hj. Samantha Tivani, Kadispora Muara Enim Ardian Arifanardi, serta Ketua KORMI Muara Enim Hendi Pebriansyah.
Cik Ujang mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Muara Enim bersama panitia dan pengurus KORMI dalam mempersiapkan ajang olahraga masyarakat tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 20–26 November 2026 tersebut.
Menurutnya, secara umum kesiapan yang telah dilakukan cukup baik. Namun, sejumlah fasilitas masih perlu disempurnakan melalui koordinasi dan kerja sama seluruh pihak agar penyelenggaraan berjalan lancar.
“Secara persentase sudah 70 persen siap di sini, tinggal kita poles sedikit lagi. Koordinasi antara ketua panitia, Ketua KORMI, Plt Bupati dan Pak Wagub,” ujar Cik Ujang.
Ia juga membuka peluang dukungan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) untuk membantu memenuhi kebutuhan fasilitas yang masih kurang, termasuk melalui dukungan PT Bukit Asam.
Cik Ujang menegaskan, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Pemerintah Provinsi Sumsel, dan perusahaan diperlukan untuk menyelesaikan berbagai kekurangan yang masih ditemukan menjelang pelaksanaan kegiatan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, saya menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Muara Enim, pengurus KORMI Sumsel serta seluruh pihak yang sudah mengambil bagian dalam persiapan penyelenggaraan Forprov II KORMI Sumsel 2026,” katanya.
Ia berharap rapat persiapan tidak sekadar menjadi forum penyampaian laporan, tetapi juga menghasilkan keputusan untuk menyelesaikan persoalan dan memperkuat komitmen bersama demi menyukseskan Forprov II KORMI Sumsel.
Sementara itu, Plt Bupati Muara Enim Hj. Sumarni menyampaikan bahwa sebanyak 48 induk organisasi olahraga masyarakat (Inorga) akan berpartisipasi dalam Forprov II KORMI Sumsel. Pertandingan akan dilaksanakan di 28 venue, terdiri dari 26 lokasi di Kecamatan Muara Enim dan dua lokasi di Kecamatan Lawang Kidul.
Untuk mendukung penyelenggaraan tersebut, pembiayaan direncanakan melalui kolaborasi APBD Kabupaten Muara Enim, APBD Provinsi Sumsel, serta dukungan perusahaan dan sponsor. Skema ini ditempuh untuk memenuhi kebutuhan kegiatan di tengah keterbatasan anggaran yang tersedia.
Sumarni mengatakan, pelaksanaan Forprov II KORMI Sumsel terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kabupaten Muara Enim. Kehadiran kontingen dari 17 kabupaten/kota di Sumsel diharapkan turut menggerakkan perekonomian dan memperkenalkan potensi daerah.
“Kami berharap dengan hadirnya seluruh tamu dari 17 kabupaten/kota, tentu menjadi penyemangat, bukan hanya sektor ekonomi, tetapi seluruh sektor. Kami yakin event provinsi yang dilaksanakan di Kabupaten Muara Enim bisa menjadi penyemangat bukan hanya sektor olahraga, tetapi juga semuanya yang kita siapkan dan tampilkan,” ujarnya.
Selain pertandingan olahraga masyarakat, Pemkab Muara Enim juga menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung, di antaranya gebyar UMKM yang akan menampilkan ratusan produk khas daerah. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung di dua lokasi, yakni GOR Muara Enim dan Gedung Serbaguna (GSG) PT Bukit Asam di Tanjung Enim.
Rangkaian kegiatan juga akan dimeriahkan Festival Budaya dan Karnaval Kendaraan Hias yang menampilkan parade seni dan budaya. Kehadiran kegiatan pendukung ini diharapkan menjadi ruang promosi bagi produk UMKM sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kabupaten Muara Enim kepada para peserta dan pengunjung.
Sekretaris Panitia Pelaksana Forprov II KORMI Sumsel Ardian Arifanardi, dalam laporannya menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan telah dijadwalkan pada 20–26 November 2026. Upacara pembukaan dan penutupan direncanakan berlangsung di Stadion Sekundang Bara.
Ia menjelaskan, penetapan 48 Inorga dan 28 venue telah melalui sejumlah penyesuaian. Panitia juga telah membagi lokasi pertandingan berdasarkan kebutuhan masing-masing Inorga, dengan memanfaatkan fasilitas milik pemerintah, sekolah, perguruan tinggi, pihak swasta, serta sarana olahraga yang tersedia di Kecamatan Muara Enim dan Lawang Kidul.
Untuk mengantisipasi keterbatasan penginapan, panitia bersama pemerintah kecamatan turut menginventarisasi rumah penduduk yang dapat dimanfaatkan sebagai homestay bagi kontingen dari kabupaten/kota lain.
Panitia juga memperhatikan rekayasa lalu lintas selama kegiatan berlangsung, terutama karena adanya pembangunan flyover di wilayah Muara Enim. Koordinasi diperlukan untuk memastikan mobilitas peserta dan masyarakat tetap berjalan lancar.
Terkait kebutuhan anggaran, Ardian menyampaikan bahwa dana APBD yang tersedia masih terbatas untuk membiayai seluruh kebutuhan penyelenggaraan. Karena itu, panitia akan mengupayakan dukungan sponsor dari perusahaan untuk membantu memenuhi kebutuhan yang belum terakomodasi.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten, serta keterlibatan berbagai pihak, Muara Enim diharapkan mampu menyelenggarakan Forprov II KORMI Sumsel dengan lancar sekaligus memanfaatkan momentum tersebut untuk mendorong perkembangan olahraga masyarakat, promosi budaya, dan aktivitas ekonomi daerah. (Aal)








