oleh

Punya Daya Tarik Tersendiri, Batik Karya WBP Lapas Muara Enim Dipesan Wakil Ketua DPRD

MUARA ENIM, ENIMTV – Baju batik hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Muara Enim telah terdengar di berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga pejabat daerah. Tak tanggung-tanggung, baju hasil WBP Lapas Muara Enim tidak hanya terbatas pada wilayah Sumsel saja namun juga telah sampai ke wilayah Lombok.

Kualitas dan ciri khasnya yang menjadi daya tarik tersendiri, kali ini Wakil Ketua DPRD Muara Enim Hadiono dan Ketua Komisi III Kasman sengaja mengunjungi Lapas Muara Enim untuk melihat pembinaan kemandirian serta memesan baju batik karya para WBP Lapas Muara Enim, Senin (21/02/2022)

Baca juga:  Aksara Ulu Ujan Mas Lama Tampil di Pameran Naskah Kuno Sumsel

“Pelaksanan pembinaan kemandirian yang ada di Lapas Muara Enim patut kita apresiasi. Saya melihat para WBP di sini telah memiliki keterampilan dan menghasilkan karya yang menarik serta bernilai ekonomis,” ujar Hadiono.

Menurutnya, pembinaan di Lapas Muara Enim harus didukung, terlebih didorong dalam hal pemasarannya. Seperti halnya baju batik yang ada di sini membawa nuansa kebudayaan daerah Kabupaten Muara Enim, yaitu batik bermotif lemang.

Baca juga:  Jokowi: Dewan Pengawas Merupakan Figur-Figur Baik

“Semoga pembinaan yang mereka dapat di Lapas Muara Enim bisa menjadi bekal setelah bebas nanti dan menjadikan pribadi yang mandiri dan lebih baik lagi,” harap Wakil Ketua DPRD Muara Enim.

Sementara itu, Kalapas Muara Enim Herdianto menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPRD Muara Enim yang telah mendukung program pembinaan yang ada di Lapas Muara Enim.

Baca juga:  Pemkab-DPRD Muara Enim Tetapkan 12 Propemperda 2022

“Proses pembinaan/reintegrasi sosial bagi para WBP tidak akan maksimal kalau tidak adanya dukungan dari berbagai lapisan masyarakat, terlebih unsur pemerintahan daerah,” ujarnya.

“Mari dukung terus Lapas Muara Enim dalam memberikan pembinaan kepada para WBP sehingga bisa menjadi pribadi yang lebih baik seusai bebas nanti,” pungkas Herdianto. (Aal/Humas Lanim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *