oleh

Terima Kunjungan Kadis Pariwisata Sumsel, Cik Ujang Ajak Bersama Gali Potensi Wisata di Lahat

LAHAT, ENIMTV – Bupati Lahat Cik Ujang, S.H. didampingi Wakil Bupati Lahat H. Haryanto. S.E., M.M. serta Pj. Sekda Lahat, menerima kunjungan sekaligus audiensi Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Acara bertempat di ruang OPD room sekretariat Pemkab Lahat, Rabu (15/9/2021) sekira pukul 16.00 WIB.

Turut hadir Ketua Masyarakat Sadar Wisata Ahmad Darmawi, Amd., Staf Khusus Bupati Bidang Pariwisata, Kadis Pariwisata beserta jajaran yang menerima kunjungan sekaligus audiensi bersama Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumsel.

Baca juga:  Habiskan Anggaran Rp1,7 Miliar, Yang Didapat Hanya Padang Rumput dan Perdu

Bupati Lahat Cik Ujang dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumsel Aufa Syahrizal. SP. M.Si beserta rombongan yang telah hadir di Kabupaten Lahat “Bumi Seganti Setungguan”.

Dia berharap adanya kerja sama antara Dinas Pariwisata Kabupaten Lahat dan Dinas Pariwisata Provinsi Sumsel, bisa menggali potensi wisata yang ada di Kabupaten Lahat.

“Tadi telah disampaikan oleh Pak Aufa Syahrizal agar untuk cepat memberikan informasi seputar wisata, kita harus menggunakan Aplikasi Giwang yang menjadikan informasi seputar budaya, pariwisata dan ekraf di Sumsel,” ujarnya.

Baca juga:  Sejumlah Warga Desa Muara Maung Kembalikan Uang Kepada PT. MAS, Ini Klarifikasi Kades dan Perusahaan

Cik Ujang juga menjelaskan bahwa Kabupaten Lahat mempunyai banyak sekali tempat wisata, di antaranya ada 1000 megalit, bukit besar, cuhup bulu, wisata air dan banyak lagi tempat-tempat wisata lainnya.

“Kita jangan mengandalkan kekayaan alam saja, semakin lama semakin habis. Kalau wisata, semakin lama semakin banyak pengunjungnya. Apalagi dia bisa bersaing dengan kabupaten/kota lainnya. Pariwisata dapat meningkatkan pemasukan sehingga pendapatan desa semakin meningkat dikarenakan banyak pengunjungnya,” jelasnya.

Baca juga:  Buka Turnamen Pencak Silat Antar Pelajar, Cik Ujang Berharap Dapat Lahirkan Atlet yang Andal dan Berprestasi

Dibandingkan dengan batubara, sawit dan yang lainnya, kata Cik Ujang, sektor ini yang diuntungkan cuma investor saja sedikit sekali,

“Contohnya saja Bukit Besak kalau hari Jumat, Sabtu dan Minggu orang yang di desa itu tidak mau menyadap karet, dia maunya ngojek penghasilan sehari 300-500 ribu per hari karena di bukit besak ini pernah pengunjungnya sampai 7 ribu orang,” tutup Cik Ujang. (Endi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *