oleh

Pemkab Muara Enim Ajukan 4 Titik Izin Pembangunan Pintu Perlintasan Kereta Api

MUARA ENIM, ENIMTV – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim mengajukan permohonan izin pembangunan/pengadaan pintu perlintasan kereta api di 4 titik kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Departemen Perhubungan (Dephub) Republik Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Asisten II Pemkab Muara Enim Riswandar, S.H., M.H.  diwakili Kepala Bidang Transportasi dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Muara Enim Ahmad Junaini secara virtual dari Ruang Rapat Asisten II Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, Jumat (20/08/2021).

Baca juga:  PMI Manufaktur Indonesia Naik Lagi, Lampaui Vietnam dan Thailand

Turut hadir pada kesempatan ini Perwakilan Perangkat Daerah terkait Pemkab Muara Enim dan Asisten Perencanaan dan Dokumentasi Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Syamsuir.

Ahmad Junaini mengatakan permohonan ini diajukan dalam rangka untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan masyarakat pengguna jalan dan perjalanan kereta api di perlintasan sebidang.

Atas dasar hukum Surat Bupati Muara Enim Nomor : 551.11/865/Dishub/2021 tanggal 22 Juni 2021 perihal izin Pembangunan/Pengadaan Pintu Perlintasan Manual di Kabupaten Muara Enim ditujukan kepada Dirjen Perkeretaapian Kemenhub RI.

Baca juga:  Pelantikan DPC ABPEDNAS Lahat, Cik Ujang Berharap Dapat Bergandeng Tangan Wujudkan Lahat Bercahaya

“Permasalahannya masih sering terjadi kecelakaan lalu lintas antara pengguna jalan dengan kereta api di perlintasan sebidang dalam kota Muara Enim. Masih terdapat 4 titik lokasi perlintasan sebidang resmi dalam Kota Muara Enim yang belum dilengkapi Pintu Perlintasan meliputi JPL.121, JPL.122.A, JPL.1 dan JPL.3,” kata Junaini.

Sedangkan tahun 2021 ini pada 4 titik tersebut bisa dibangun pintu perlintasan dari bantuan CSR PTBA.

Baca juga:  Pj Bupati Muara Enim Lantik 273 Pejabat Struktural dan Fungsional

“Untuk keselamatan masyarakat pengguna jalan, kami minta Dirjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan bisa mengizinkan pembangunan pintu perlintasan yang sifatnya sementara,” ungkap Junaini.

Sementara itu, Direktur Keselamatan Perkeretaapian DJKA Dephub Dr. Edi Nursalam, ATD, MT, menyambut baik pengajuan izin dari Pemkab Muara Enim.

Edi mengatakan akan memerintahkan jajarannya untuk segera membantu penuh agar proses perizinan secepatnya diterbitkan.

“Tolong dijadwalkan segera diproses. Kami dukung penuh upaya membangun perlintasan manual sederhana,” ujarnya. (Aal/Kominfo-ME)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *