MUARA ENIM, ENIMTV – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Kabupaten Muara Enim. Reynand Atharrazka Armylo atau yang akrab disapa Armylo berhasil meraih empat medali (dua medali emas dan dua medali perak) pada Kejuaraan Renang Lampung Fast Swimming 2026 yang memperebutkan Piala Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.
Kejuaraan nasional tersebut berlangsung di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung, pada 10–12 Juli 2026 dan diikuti atlet renang dari berbagai daerah di Indonesia.
Armylo, putra pertama pasangan Letda Inf Arie, SH dan Ria Fadilah, S.Kep., Ners, mengaku tidak menyangka mampu menjadi juara di tengah persaingan yang begitu ketat. Bagi siswa kelas 1 MIN 1 Muara Enim itu, medali emas yang diraihnya memiliki makna yang sangat istimewa.
“Medali emas ini saya persembahkan untuk ayah saya yang saat ini sedang bertugas di Papua. Ayah, medali emas ini Armylo persembahkan untuk ayah,” ucapnya haru, mengenang sang ayah yang tengah menjalankan tugas sebagai prajurit TNI AD.
Armylo mengatakan, keberhasilan yang diraihnya tidak datang secara instan. Dibutuhkan latihan yang disiplin, semangat pantang menyerah, serta dukungan penuh dari keluarga dan pelatih.
Ia mengungkapkan kecintaannya terhadap olahraga renang tumbuh sejak usia dini. Berawal dari keinginan sendiri untuk bisa berenang, kedua orang tuanya kemudian memasukkan dirinya ke Tirta Swimming Club Muara Enim yang dibina Coach Eko Tirta Mamasya dan Coach Tiara Meriska.
“Awalnya saya ingin bisa berenang. Setelah mendapat bimbingan dari pelatih, saya jadi ketagihan. Ternyata renang selain menyehatkan juga sangat menyenangkan,” katanya.

Untuk mengasah kemampuan, Armylo rutin mengikuti berbagai kejuaraan, mulai dari tingkat daerah, provinsi hingga nasional. Kerja kerasnya pun membuahkan hasil dengan sederet prestasi yang berhasil diraih.
Pada ajang Piala Kemenpora RI 2026, Armylo sukses membawa pulang dua medali emas dan dua medali perak. Medali emas diraihnya pada nomor 25 meter gaya dada putra dan 25 meter gaya kaki bebas fins putra. Sementara dua medali perak diperoleh dari nomor 25 meter gaya bebas fins putra dan 25 meter gaya kaki bebas putra.
Meski harus mengorbankan waktu bermain seperti anak-anak seusianya, Armylo mengaku tidak pernah merasa terbebani. Baginya, latihan merupakan jalan untuk mewujudkan impian sekaligus membanggakan kedua orang tuanya.
“Saya ingin membuat orang tua bangga. Saya ingin memberi tahu ayah bahwa anak laki-lakinya sudah bisa mandiri, meskipun ayah belum bisa menemani latihan maupun saat bertanding karena sedang bertugas di medan operasi di Papua,” ujarnya.
Armylo juga berharap prestasi yang diraihnya dapat mengharumkan nama sekolah dan Kabupaten Muara Enim, sekaligus menjadi motivasi bagi anak-anak lain agar berani bermimpi meski berasal dari daerah.
“Jangan takut bermimpi. Kalau punya cita-cita, perjuangkan dengan belajar dan latihan yang tekun. Jangan cepat puas, dan kalau sudah jadi juara jangan sombong, tetap rendah hati,” pesannya.
Ke depan, Armylo bertekad terus meningkatkan kemampuan agar dapat menjadi atlet renang profesional dan membawa lebih banyak prestasi bagi daerah maupun Indonesia.
“Saya tidak cepat puas dengan apa yang sudah dicapai. Masih banyak kejuaraan yang ingin saya ikuti dan saya ingin terus membawa pulang kemenangan,” katanya.

Sementara itu, Kepala MIN 1 Muara Enim Sumini, S.Pd., mengaku bangga atas prestasi yang diraih salah satu siswanya tersebut.
Menurutnya, keberhasilan Armylo menjadi bukti bahwa anak-anak Muara Enim memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional bahkan internasional apabila mendapatkan pembinaan yang berkelanjutan.
“Tentu kami sangat bangga. Di usia yang masih sangat muda, Armylo sudah mampu mengharumkan nama sekolah, Kabupaten Muara Enim, dan Provinsi Sumatera Selatan di tingkat nasional. Jika terus dibina, saya yakin ia dapat menjadi atlet kebanggaan daerah yang mampu bersaing hingga tingkat internasional,” pungkasnya. (Aal)








