oleh

Pelantikan 210 Kades Terpilih di OKU Timur Menuai Polemik

OKU TIMUR, ENIMTV – Pelantikan 210 Kepala Desa (Kades) terpilih dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang digelar beberapa waktu lalu di Kabupaten OKU Timur telah selesai.

Pelantikan yang digelar di tujuh zona dilakukan secara estafet selama empat hari, itupun dipimpin langsung oleh Bupati OKU Timur H. Lanosin Hamzah, S.T.

Pelantikan terakhir untuk Zona VII selesai dilantik pada Kamis (10/06/2021) di Kantor Camat Belitang III OKU Timur.

Namun, pelantikan Kades yang dilakukan di tujuh zona selama empat hari tersebut tak berakhir begitu saja, bahkan mengundang polemik.

Pasalnya, beredar isu soal adanya dugaan jika setiap Kades yang dilantik dimintai sejumlah uang untuk menggelar pelantikan di zona masing-masing.

Baca juga:  Wujudkan Prajurit TNI Tangguh, Kodim 0504/JS Laksanakan Pembinaan Mental

Padahal, kegiatan tersebut sudah memiliki anggaran yang bersumber dari APBD OKU Timur.

Sebanyak 210 Kepala Desa yang telah selesai dilantik itu kabarnya harus mengeluarkan uang berkisar Rp5 juta per orang.

Isu tersebut sebetulnya sudah mencuat dari hari pelantikan pertama di zona satu yang dilaksanakan pada Senin (07/06/2021) lalu di Kecamatan BP Peliung OKU Timur.

Bupati OKU Timur H. Lanosin Hamzah saat dikonfirmasi awak media pada pelantikan di zona satu terkait hal tersebut tidak membenarkan jika adanya pungutan yang dilakukan oleh panita pelantikan Kades.

Baca juga:  Petani Padi di OKUT Keluhkan Kelangkaan Pupuk Saat Musim Tanam

“Kalau memang ada temuan di lapangan yang melakukan pungutan kepada setiap kepala desa yang akan dilantik, segera laporkan ke saya,” ucap Bupati yang akrab disapa Enos itu, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) H. Rusman saat dikonfirmasi via WhatsApp kemarin, mengelak isu yang menyatakan adanya pungutan kepada setiap kepala desa sebesar Rp5 juta. Bahkan dirinya melempar bola panas kepada setiap camat yang menggelar pelantikan di masing-masing kecamatan.

Baca juga:  Polres Muara Enim Bersama Masyarakat Gelar Deklarasi Menolak Aksi Anarkis

“Tidak ada pungutan biaya untuk Dinas PMD. Silahkan tanya dengan Kades yang bersangkutan kepada siapa yang memungut, tanyakan dengan camat dan kades tersebut ya,” ucapnya singkat.

Namun. salah satu kepala desa yang telah dilantik, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengakui jika ia dimintai sejumlah uang untuk acara pelantikan Kades beberapa waktu lalu.

“Iya, saya diminta sejumlah uang untuk gelar acara pelantikan kemarin,” ungkapnya.

Selain itu, salah satu camat yang dihubungi melalui pesan singkat mempertanyakan isu tersebut tidak memberikan jawaban. Jumat, (11/06/2021). (SMSI OKU Timur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *