801 kendaraan Pemudik Diputarbalikkan oleh Polda Banten di Hari Kelima

Berita, Nasional20 views

SERANG, ENIMTV – Hari Kelima Operasi Ketupat Maung 2021, jajaran Polda Banten telah memutarbalikkan 801 kendaraan yang nekat melakukan mudik lebaran.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan pada hari kelima Operasi Ketupat Maung Tahun 2021, Senin (10/5/2021), jajaran Polda Banten telah memutarbalikkan kendaraan yang masih nekat melakukan mudik lebaran

“Adapun jumlah kendaraan yang diputarbalikkan selama 1×24 jam pada hari kelima Operasi Ketupat Maung Tahun 2021 ialah, Roda 2 (R2) sebanyak 303 kendaraan, Roda 4 (R4) sebanyak 480 kendaraan, Bus 11 kendaraan, dan Truk 7 kendaraan,” kata Edy Sumardi, Selasa (11/5/2021).

Baca juga:  Pelaku Kekerasan Terhadap Anak di Palembang Masih Bebas Berkeliaran, Korban Trauma Minta Pelaku Ditangkap

Lebih lanjut, Edy Sumardi menjelaskan selama 24 jam, petugas melakukan penyekatan pada hari kelima ini telah memutarbalikkan sebanyak 801 kendaraan yang terdiri dari kendaraan R2, R4, Bus, dan truk.

“Jumlah tersebut, tersebar di 24 titik pos penyekatan, Meliputi 9 Pos Sekat yang berada di Pintu Gerbang Tol Mulai dari Cikupa, Kedaton, Balaraja timur, Balaraja barat, Cikande, Ciujung, Serang timur, Serang barat dan Merak. Maupun 15 Pos Sekat Jalur arteri wilayah Hukum Polda Banten,” ujar Edy Sumardi

Baca juga:  Polres Lahat Gelar Vaksinasi Bahagia di Polsek Pajar Bulan & Jarai

Selain memutarbalikkan kendaraan, Edy sumardi mengatakan bahwa Satuan Tugas Pengamanan Operasi Ketupat Maung Polda Banten dan Jajaran Polres, juga membagikan masker sebanyak 2.333 Buah masker kepada para pengguna jalan dan masyarakat, sebagai bentuk kepedulian dan upaya mencegah penyebaran Covid-19

Terakhir, Edy Sumardi mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan mudik lebaran mengingat situasi pandemi Covid-19 masih tinggi.

Baca juga:  Polisi Ungkap Kasus Pengoplosan Gas Elpiji 3 Kg, Dua Orang Ditetapkan Tersangka

“Untuk itu kami tidak pernah bosan untuk mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan mudik lebaran, lebih baik silaturahmi menggunakan teknologi saja. Semua itu kita lakukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tutup Edy Sumardi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *