oleh

Belum Hasilkan Kesepakatan, Pertemuan Masyarakat Desa Karang Raja dengan Perusahaan Batubara Akan Diadakan Kembali Sabtu Besok

MUARA ENIM, ENIMTV – Pertemuan masyarakat Desa Karang Raja dengan Perusahaan Batubara yang angkutannya melintasi Desa Karang Raja, pada Kamis (11/2/2021) belum menghasilkan kesepakatan.

Pertemuan lanjutan yang digelar di Balai Desa Kantor Kades Karang Raja tersebut dihadiri oleh Kepala Desa, BPD, Sekretaris Camat Kota Muara Enim, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Babinsa, Bhabinkamtibmas.

Sedangkan yang hadir dari pihak perusahaan yaitu perwakilan PT PGU, PT MME, dan PT BAS. Hadir juga pihak kepolisian dari Polres Muara Enim yaitu Kabag Ops Polres dan Kasat Intel.

Baca juga:  PT. MHP Kalau Mau Perbaiki Jalan, Perbaikilah yang Benar

Diketahui sebelumnya, keresahan warga Desa Karang Raja memuncak akibat banyaknya debu batubara yang disebabkan tumpahan batu-batu dari dump truk pengangkut batubara, Kamis (4/2/2021).

Banyaknya debu batubara di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Jalan Raya Desa Karang Raja tersebut mengakibatkan kesehatan dan lingkungan masyarakat terganggu.

Warga yang sudah geram pun akhirnya, pada Kamis (4/2), akan melakukan aksi damai guna menuntut haknya. Namun, dari pihak kepolisian yang pada saat itu diwakili oleh Kapolsek Lawang Kidul Iptu Desi Azhari, S.H. melakukan pendekatan ke masyarakat guna mendapatkan solusi terbaik.

Baca juga:  Plt. Bupati Muara Enim Serahkan Bantuan Kebutuhan Pokok kepada Warga Terpapar Covid-19 dan Keluarga Isolasi Mandiri¬†

Dengan pendekatan yang humanis, Desi mengatakan, saat ini masih kondisi pandemi Covid-19, alangkah baiknya diselesaikan secara musyawarah.

Berkat pendekatan ini, akhirnya melalui Kades, BPD, dan Tokoh Masyarakat sepakat diadakan musyawarah dan tidak terjadi demo maupun penyetopan angkutan batubara.

Sekitar pukul 20.00 WIB, barulah datang perwakilan dari perusahaan yang kendaraannya melewati Desa Karang Raja, yakni PT. BAS, PT. MME, PT. PGU, PT. TItan dan PT. SWJ.

Pada pertemuan yang diadakan di Rumah Kades Karang Raja tersebut, belum ada kata sepakat dan pertemuan akan dilanjutkan pada Kamis. 11 Februari 2021.

Baca juga:  Pandemi Tak Jadi Penghalang, Gebyar IMMETA Sumsel 2021 Diikuti Ratusan Peserta

Pada pertemuan lanjutan, Kamis (11/2/2021) di Balai Desa Kantor Kades Karang Raja, perwakilan masyarakat menyampaikan tuntutannya di hadapan perwakilan perusahaan. Adapun tuntutan tersebut di antaranya agar pihak perusahaan melakukan penyemprotan di jalan yang dilewati angkutan batubara minimal satu kali sehari dan memberikan kompensasi kepada masyarakat.

Akan tetapi, pada pertemuan yang sudah dijadwalkan tersebut, masih belum menghasilkan kesepakatan dan akan diadakan pertemuan kembali pada Sabtu (13/2/2021) besok di tempat yang sama. (Aal)

Selengkapnya ———- Simak video

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *