oleh

Polri Tangani 55 Kasus Dugaan Penyalahgunaan Bansos

JAKARTA, ENIMTV – Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Ditipidkor) Bareskrim Polri telah mengusut 55 kasus dugaan penyalahgunaan Bantuan Sosial (Bansos). Jumlah itu dilakukan penyelidikan oleh 12 Polda.

“Data yang kami terima 55 kasus di 12 Polda,” kata Brigjen Awi Setiyono, Selasa (14/7/2020).

Mantan Irwasda Polda Jawa Timur ini merinci, 31 kasus ditangani oleh Polda Sumatera Utara, lima kasus oleh Polda Riau, Polda NTT dan Polda Sulawesi Tengah masing-masing menangani tiga kasus.

Baca juga:  Tinjau Vaksinasi di Surabaya, Kapolri: Datangi dan Layani Warga yang Ada Di Titik Tak Terjangkau

Kemudian, dua kasus masing-masing dipegang oleh Polda Jawa Timur, Maluku Utara dan Nusa Tenggara Barat. Polda Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau, Sulawesi Barat dan Sumatera Barat masing-masing satu kasus.

Awi mengatakan, dari hasil penyelidikan rata-rata motif para pelaku antara lain: pemotongan dana dan pembagian tidak merata, pemotongan dana sengaja dilakukan oleh perangkat desa.

Baca juga:  Kemenhub Kukuhkan 99 Orang Auditor, Pendidik, dan Praktisi Medis Kepelautan

“Dengan maksud azas keadilan bagi mereka yang tidak menerima. Hal tersebut sudah diketahui dan disetujui yang menerima bansos,” terang Awi.

Alasan pemotongan dana bansos itu, kata Awi, beralasan sebagai uang lelah ditambah tidak adanya transparansi kepada masyarakat terkait sistem pembagian dan dana yang diterima.

“Saat ini kasus masih dilakukan penyelidikan, tentunya tanpa mengganggu jalannya pendistribusian,” pungkas Awi. (*)

Baca juga:  Jelang Dibukanya Penerbangan Internasional, Kemenhub Pastikan Kesiapan Bandara I Gusti Ngurah Rai

Sumber: Divisi Humas Polri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.