Wabup Sumarni Dorong Desa Manfaatkan SP4N-LAPOR

Berita, Daerah8 views

MUARA ENIM, ENIMTV – Pemerintah Kabupaten Muara Enim melaksanakan Pembinaan Pendataan Potensi Desa (Podes) dan Sosialisasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR), di Ruang Rapat Pangripta Nusantara Bappeda Selasa 4 November 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh 176 perangkat desa dari 22 kecamatan, serta menghadirkan narasumber dari BPS Muara Enim dan Pusat Penerangan Kemendagri.

Wakil Bupati Muara Enim Ir. Hj. Sumarni M.Si. menekankan pentingnya Podes sebagai tindak lanjut amanat Undang-Undang Desa dan Perpres tentang Satu Data Indonesia.

“Desa dituntut mampu menyelenggarakan kegiatan statistik untuk penguatan data di wilayahnya,” ujar Sumarni.

Sumarni menjelaskan bahwa, pendataan potensi desa bertujuan untuk mengumpulkan informasi akurat mengenai potensi sosial, ekonomi, serta sarana dan prasarana wilayah.

“Data Podes yang dimutakhirkan ini sangat vital karena akan digunakan dalam penyusunan Indeks Kesulitan Geografis (IKG) dan Indeks Desa (ID), yang menjadi landasan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam membuat rencana kerja ke depan,” jelasnya.

Selain penguatan data, lanjutnya, pembangunan desa juga diperkuat melalui perbaikan tata kelola pemerintahan dan peningkatan pelayanan publik.

“Salah satunya dengan sosialisasi penggunaan SP4N-LAPOR,” imbuhnya.

Didampingi KadiskominfoSP Ardian Arifanardi A.P., M.Si, Wabup mendorong seluruh elemen desa untuk memanfaatkan platform SP4N-LAPOR sebagai sarana pengaduan publik yang efisien dan tuntas.

“Sistem ini mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dengan prinsip “no wrong door policy”, setiap masukan masyarakat akan ditangani secara cepat oleh pihak berwenang, baik melalui website www.lapor.go.id, SMS 1708, maupun aplikasi mobile,” tegasnya.

Baca juga:  Pemkab Muara Enim Akan Berdayakan Penjahit Lokal Desa Panang Jaya

Meskipun mengakui adanya tantangan sinyal di beberapa desa, Wabup berkomitmen agar kualitas pelayanan publik di desa terus meningkat karena masukan dari masyarakat merupakan cerminan dari kekurangan yang harus diperbaiki bersama. (Aal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *