oleh

Ini Pengakuan Sopir Truk yang Mobilnya Diisi BBM Campur Air di Lubuklinggau, Mobil Mati Mendadak di RCA

LUBUKLINGGAU, ENIMTV – Andi, sopir truk angkutan Jawa Sumatra tidak menyangka kalau ia akan bermalam di Kota Lubuklinggau. Pasalnya, warga Palawan Kabupaten Singkut Provinsi Jambi ini, awalnya hanya numpang lewat di Kota Lubuklinggau, yang memang merupakan jalur perjalanan truk yang dikendarainya.

Namun apa daya, Sabtu 30 Maret 2024 sekira pukul 01.00 WIB mobil yang dikendarainya mogok, usai isi BBM di SPBU Wijaya Lubuklinggau di tanjakan simpang tiga RCA.

Kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang dikemudikan, dan alangkah terkejutnya dirinya saat melihat yang ada di dalam tangki mobil bukan hanya BBM, ada air yang ikut masuk.

Baca juga:  Menhub Pastikan Tol Jalan Layang Japek II Dapat Beroperasi Pada 20 Desember 2019

Selanjutnya untuk mengeluarkan air yang bercampur, ia bersama rekannya melakukan konpres. Hasilnya, didalam tangki lebih banyak air ketimbang BBM.

“Jadi, di tangki mobil banyakla air ketimbang BBM. Wajar mobil mogok,” ungkapnya.

Kemudian, dirinya bersama rekannya yang juga alami peristiwa serupa mendatangi SPBU Wijaya untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya. Namun, dikarenakan tidak ada yang bisa ambil keputusan, maka pada malam itu belum ada kepastian.

“Siangnya kita kan isi Rp 550 ribu. Mau diganti Rp 600 ribu, jelas kita keberatan la. Kan mobil kita rusak, tangkinya mau di kuras dan belum tau ada kerusakan lainnya, jadi kita tidak terima dengan pembayaran Rp600,” ungkapnya.

Baca juga:  Adakan Kompetisi Memanah, Pos Oksibil Satgas Pamtas Yonif 403/WP Dapat Perhatian Masyarakat

Bahkan, dengan jelas ia siap untuk melaporkan ke aparat kepolisian, untuk memproses kejadian yang dialaminya tersebut.

“Bos kita nggak mau nambah uang jalan, dak kalau kejadiannya seperti ini, kita siap lapor ke polisi,” ungkapnya.

Ketika awak media melakukan konfirmasi kepada pihak manajemen SPBU Wijaya ini ditemui oleh awak media, Robi, yang berada di kantor SPBU mengatakan kalau bos mereka belum datang.

Baca juga:  Plt. Bupati Muara Enim: Jadikan Tanjung Enim sebagai Kota Wisata.

“Maaf pak, bos belum datang. Saya tidak berwenang menyampaikan apapun disini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Lubuklinggau AKBP Indra Arya Yudha melalui Kasat Reskrim AKP Hendrawan saat di mintai komentarnya mengatakan, pihaknya baru dapat kabar.

“Yo baru dapat kabar, pihaknya akan melakukan investigasi, terima kasih atas informasinya,” ungkap Hendrawan.

Saat wartawan ini ke lokasi, Sabtu (30/3/24) Pukul 11.55 WIB, SPBU tersebut sudah tutup. (SMSI Lubuklinggau)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *