oleh

Plt. Bupati Muara Enim Minta PTBA Bertanggung Jawab Kepada Korban

MUARA ENIM, ENIMTV – Banjir yang terjadi pagi tadi (05/05) di Desa Tegal Rejo RT. 14, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim mengakibatkan beberapa rumah warga terendam.

Menurut keterangan Ketua RT setempat, banjir ini sudah berlangsung selama 1 pekan, terhitung sudah terjadi 3 kali luapan air yang berasal dari hulu sungai galian tambang dan terparah terjadi pada kemarin malam (04/05), air sampai masuk ke rumah warga. Menurutnya, banjir ini bisa terjadi dikarenakan longsornya tanah timbunan PT. Bukit Asam karena debit hujan yang tinggi tadi malam, sehingga mengakibatkan tanah timbunan tersebut turun ke sungai dan akibatnya air meluap dikarenakan longsoran tanah tersebut. Lebih kurang ada 30 KK yang berada di RT 14 Tegal Rejo ini yang terkena dampak.

Baca juga:  Wisata Sejarah: Kisah Kasih Tanjung Enim

Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, S.H. mendengar laporan masyarakat terjadinya banjir di Desa Tegal Rejo, langsung bergerak cepat meninjau lokasi. Dalam arahannya, Plt. Bupati Muara Enim meminta perusahaan terkait khususnya untuk PT. Bukit Asam untuk segera menyelesaikan permasalahan ini, jangan sampai ada masyarakat yang dirugikan karena longsornya tanah galian ini dan mengakibatkan air masuk ke rumah warga.

Baca juga:  Kemenhub Imbau Nahkoda Kapal Waspada Kabut Asap Karhutla di Wilayah Sumatera dan Kalimantan

Plt. Bupati Muara Enim meminta kepada pihak perusahaan untuk segera menjauhkan disposal lebih jauh lagi minimal sepadan sungai, 50-100m, demi menjaga aliran sungai ini.

Plt. Bupati Muara Enim dengan tegas mengatakan kepada pihak perusahaan untuk bertanggung jawab kepada masyarakat yang terkena musibah hari ini, baik secara sosial, moral, dan yang lainnya harus dipenuhi.

Baca juga:  Upacara Hari Bhakti Pemasyarakatan di Lapas Lubuklinggau Secara Virtual

Camat Lawang Kidul, Drs. Rahmat Noviar, M.Si. mengatakan sewaktu wawancara dengan awak media, bahwa sudah ada mediasi dari pihak perusahaan, khususnya untuk relokasi warga dan pergeseran disposal.

Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim, Dwi Windarti, S.H., M.H., OPD Lingkup Pemkab Muara Enim, Forkopimcam Lawang Kidul, dan Manajemen PT. Bukit Asam. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.