oleh

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Jalan di Semendo Darat Laut Tertimbun Longsor

MUARA ENIM, ENIMTV – Kecamatan Semendo Kabupaten Muara Enim diguyur hujan deras disertai angin kencang, keadaan ini mengakibatkan terjadinya longsor di jalan lintas provinsi dari Desa Pulau Panggung Muara Enim menuju Kabupaten Lahat, Selasa (14/11/2023) dini hari.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, longsor terjadi sekitar pukul 01.10 WIB, beruntung dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa, sementara akses jalan sempat terputus.

Kepala BPBD Kabupaten Muara Enim Abdurrozieq Putra mengatakan, lokasi kejadian berada di jalan lintas provinsi Sumsel yang menghubungkan Kabupaten Muara Enim dengan Kabupaten Lahat.

Baca juga:  Hingga Juni 2022, PTBA Sudah Tanam 1,33 Juta Pohon di Areal Reklamasi

Dikatakan Rozieq, kejadian longsor yang mengakibatkan akses jalan sempat terhalangi oleh material longsor itu tepatnya di Desa Pulau Panggung Kecamatan Semendo Darat Laut (SDL) Muara Enim dengan titik koordinat 4,11424, 103,619812

“Hal ini diakibatkan intensitas curah hujan yang tinggi disertai angin kencang sehingga terjadi longsor dan beberapa pohon tumbang,” ujarnya.

Beberapa upaya yang dilakukan adalah membersihkan material tanah longsor menggunakan alat Jonder pertanian milik warga, kemudian melakukan pemotongan pohon tumbang di sekitar jalan.

Baca juga:  Presiden Jokowi: Vaksinasi COVID-19 bagi Anak 12-17 Tahun Segera Dimulai

“Kami imbau masyarakat untuk selalu waspada terutama di area rawan terjadinya longsor untuk tidak melakukan kegiatan di sekitar lokasi,” imbaunya.

Terpisah, Kades Pulau Panggung Kecamatan SDL Maman Bagus Purba membenarkan adanya kejadian tersebut, sekira pukul 01.30 WIB dirinya mendapatkan laporan dari RT atas adanya kejadian tanah longsor di jalan lintas provinsi.

Sebelumnya, akses jalan sempat terhalangi oleh material longsor, karena tanah menutupi seluruh badan jalan sehingga kendaraan tidak bisa melintas.

Baca juga:  Mayjen TNI (Purn) Herwin Suparjo: Jenderal Dudung Sosok Inspiratif dan Inovatif

“Lebar longsor sekitar 5 meter dengan panjang sekitar 7 meter yang menutupi jalan, proses pembersihan dilakukan kurang lebih sekitar 2 jam dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB, sebelum akhirnya jalan kembali bisa dilalui,” bebernya.

Saat ini keadaan sudah kembali normal dan bisa dilalui, area tersebut memang rawan karena areal perbukitan, warga diimbau untuk waspada, kalau ada temuan daerah rawan longsor dan kejadian longsor untuk segera melaporkan. (Aal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *