oleh

Sodomi Remaja Hingga 9 Kali, Pria Paruh Baya di Muara Enim Diciduk Polisi

MUARA ENIM, ENIMTV – Jajaran Polsek Lawang Kidul Polres Muara Enim berhasil mengamankan seorang lelaki diduga pelaku sodomi terhadap RS (17), warga Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim.

Parahnya, pelaku berinisial H (49) yang juga merupakan warga Lawang Kidul ini telah melakukan aksinya sebanyak 9 kali.

Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Lawang Kidul Iptu Yogie Sugama Hasyim didampingi Kanit Reskrim Polsek Lawang Kidul Aiptu Guntur, mengungkapkan bahwa aksi pencabulan tersebut terjadi sudah cukup lama dan sampai berkali-kali terulang.

“Peristiwa ini terungkap lantaran adanya informasi dari korban yang bercerita kepada temannya, bahwa korban akan pergi. Hingga ditanya oleh temannya terkait alasan ia mau pergi, kemudian dijawab korban bahwa ia takut. Lalu ditanya lagi oleh temannya terkait alasan mengapa ia takut. Setelah banyak pertanyaan dari temannya ini, akhirnya ia mengaku bahwa ia diancam oleh pelaku berinisial H (49) yang telah melakukan perbuatan mesum tersebut padanya. Di mana kalau ia tidak melayani hasrat diancam akan disakiti,” ungkap Yogie dalam keterangannya, Jumat (18/03/2022).

Baca juga:  PTBA Bersama Forum RT RW Lawang Kidul Bagikan 500 Al Quran

Yogie menjelaskan, korban juga mengaku dan mengeluhkan bahwa kalau ia merasa sakit saat mau buang air besar lantaran perbuatan pelaku.

“Korban ini juga mengaku kalau ia sering merasakan sakit ketika ia hendak buang air besar. Hal ini diterangkan korban lantaran ia sudah 9 kali disodomi oleh pelaku. Kejadian itu berulang kali dan dilakukan dalam waktu dan tempat berbeda-beda, terkadang malam hari, di pinggir sungai, dan juga terkadang di dekat rumahnya,” jelasnya.

Baca juga:  Satreskrim Polres Muara Enim Ciduk Pembunuh Kakak Kandung

Lebih lanjut, Yogie menerangkan bahwa, sebelum melakukan aksinya, pelaku memberikan iming-iming ke korban.

“Aksi pelaku ini sebelumnya dengan iming-iming ke korban akan dibelikan mie dan lain-lain,” terangnya.

Lantaran mendengar cerita dari korban tersebut, lalu teman korban melaporkan kejadian itu kepada orang tua korban. Hingga akhirnya orang tua korban memanggil anaknya (RS) bersama kakak korban untuk dimintai keterangan kejadian tersebut. Dengan pengakuan korban, lalu orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lawang Kidul.

“Kita menerima laporan dari orang tua korban pada Rabu (09/03/2022). Kemudian kita memproses laporan itu dan meminta keterangan saksi. Hingga pada Kamis (10/03/2022), Kanit Reskrim dan tim mengecek rumah pelaku untuk mencari dan melakukan penangkapan, akan tetapi pelaku tidak ada di rumah. Hingga pelaku akhirnya berhasil didapati tidak jauh dari rumahnya dan berhasil kita tangkap tanpa perlawanan,” jelas Yogie.

Baca juga:  Polri Raih Predikat WTP Delapan Tahun Berturut-turut dari BPK

Pelaku H saat ini telah diamankan di Mapolsek Lawang Kidul guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Saat ini pelaku telah kita amankan di Polsek Lawang Kidul dan pelaku disangkakan Undang-undang Republik Indonesia No. 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, UU No. 17 tahun 2016 Pasal 82, sanksi pidana 15 tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (Aal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *