oleh

SUAKA Serukan Pemerintah Indonesia Segera Lakukan Penyelamatan Terhadap 120 Pengungsi Rohingya

JAKARTA, ENIMTV – SUAKA menyerukan agar pemerintah Indonesia segera melakukan penyelamatan terhadap sekitar 120 pengungsi Rohingya yang saat ini masih terombang-ambing di perairan Bireun, Aceh.

“Indonesia sudah mempunyai Perpres 125/2016 tentang Penanganan Pengungsi, jelas apa yang harus dilakukan oleh pemerintah dan lembaga terkait ketika ditemukannya pengungsi di laut,” tegas Atika Yuanita, Ketua Perkumpulan SUAKA”.

Baca juga:  Pemerintah Dorong Koperasi dan UMKM Masuk Rantai Pasok Global

“Setelah diselamatkan, harus segera dikoordinasikan kepada UNHCR, sebagai organisasi yang mendapatkan mandat dari pemerintah untuk penentuan status pengungsi,” sambungnya.

Peraturan Presiden 125/2016 tahun ini memasuki tahun ke-5nya sejak ditandatangani. Peraturan ini secara jelas menjabarkan proses dan lembaga-lembaga yang terlibat ketika terjadi penemuan pengungsi di wilayah Indonesia.

Berdasarkan informasi yang dari lapangan, kondisi mesin kapal rusak, menyebabkan air mulai masuk kedalam kapal. Dari 120 orang diatas kapal, terdapat sedikitnya 10 orang laki-laki, sisanya adalah perempuan dan anak-anak.

Baca juga:  Pemerintah Fokus Kendalikan Covid-19 Secepatnya

Bantuan makanan dan minuman sudah diberikan secara sigap oleh para nelayan Aceh.

“Praktik baik penanganan dan pemenuhan hak kepada pengungsi sudah dilakukan oleh pemerintah, khususnya pemerintah daerah Aceh dan jajarannya saat menyambut pengungsi Rohingya tahun 2020. Terkhusus apresiasi dan peran serta masyarakat dan NGO lokal yang secara sigap untuk membantu perlindungan HAM bagi pengungsi Rohingya di Aceh.”, tambah Atika.

Baca juga:  Pj. Bupati Muara Enim Terima Kunjungan Badar dan Peradi

SUAKA berharap 120 pengungsi Rohingya yang masih terombang-abing di perairan Bireuen dapat segera diselamatkan ke darat. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *