oleh

Ungkap Jaringan Narkoba Internasional, Polres Karimun Amankan 1 Kg Sabu

KARIMUN, ENIMTV – Satresnarkoba Polres Karimun berhasil mengungkap 6 kasus narkotika jenis sabu dengan 18 orang tersangka dengan total barang bukti seberat 1086,13 Gram dalam kurun waktu kurang dari satu bulan.

Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano mengatakan pengungkapan kasus narkoba dalam kurun waktu kurang dari sebulan (11 September 2021 s/d 29 September 2021), berhasil mengamankan 18 orang tersangka dari 6 Kasus pengungkapan dengan total barang bukti narkoba jenis sabu seberat 1086,13 Gram.

“5 Kasus dengan Jumlah Tersangka 13 Laki-laki dan 2 Perempuan berada di Wilayah Kec. Karimun. Sedangkan 1 Kasus berada di Kec. Tebing dengan Jumlah Tersangka 2 Laki-laki dan 1 Perempuan,” kata Tony didampingi Kasat Narkoba AKP Elwin Kristanto, seperti dikutip dari Liputankepri, dalam konferensi pers di Mapolres Karimun, Jumat (8/10/2021).

Kemudian, kata Kapolres, inisial para tersangka dari masing-masing pengungkapan sebagai berikut;

Baca juga:  Kemkominfo Dukung Kreasi Serta Inovasi Wastra Tenun Juga UMKM NTT

1. AK, AI, LV, RN, AK dengan barang bukti 5 Paket Sabu 25 gram dan 3 Paket Sabu 0,75 Gram,

2. TGS, WT, IN, EA) dengan barang bukti 8 Paket Sabu 20,98 gram dan 3 Paket Sabu 0,14 Gram.

3. AS dengan barang bukti 1 Paket Sabu 0,55 Gram.

4. AK, SH) dengan barang bukti 2 Paket Sabu 0,47 Gram.

5. JY dengan barang bukti 1 Paket Sabu 0,24 Gram

Selain itu, ada satu kasus pengungkapan jaringan Samarinda Kalimantan Timur dengan 5 orang tersangka berinisial, SN, AM, AD, SH, PN dengan barang bukti 1 Paket Besar Sabu 1038 Gram.

“Modus jaringan narkotika ini dikemas dalam bungkusan teh warna hijau merk GUANYINWANG, Sehingga, ada 6 kasus berhasil kita ungkap,” terang Tony.

Dengan demikian, kronologi pengungkapan kasus besar ini berawal dari informasi yang didapatkan pada hari Jumat tanggal 24 September 2021 pada pukul 20.45 WIB, akan adanya transaksi narkoba di salah satu hotel yang ada di Kabupaten Karimun Provinsi Kepri.

Baca juga:  Dalam Arus Besar Persaingan Globalisasi, Presiden Jokowi: Sumpah Pemuda Justru Bawa Energi Positif Menyatukan

“Dari Informasi tersebut petugas melakukan razia dan mengamankan salah seorang tersangka berinisial AD asal Samarinda, Kita terus lakukan pengembangan kemudian anggota mengamankan tersangka berinisial AM dan SN serta barang bukti sabu paket besar seberat 1.000 Gram yang dikemas dalam bungkusan teh warna hijau merk GUANYINWANG disalah satu wilayah Karimun,” jelasnya.

Selanjutnya, terang Tony, dari hasil interogasi AM dan SN, mereka diperintahkan oleh tersangka berinisial U (DPO) yang berada di Samarinda dan anggota kembali mengamankan tersangka lainnya perempuan berinisial PN dan SH disalah satu hotel tempat mereka menginap dan ditemukan sejumlah barang bukti lainnya berupa plastik bening, alat kontrasepsi dan handbody.

Baca juga:  Masyarakat 4 Desa di Kabupaten Lampung Utara Menuntut Haknya Terhadap PLN

“Asal sabu dari Malaysia dan nantinya sabu ini akan dibawa kelima tersangka ini (AD, A, S, P dan SH) dari jaringan U (DPO) untuk diedarkan ke Samarinda – Kaltim dengan cara menggunakan alat kontrasepsi yang dimasukkan ke dalam anus,” terang Tony.

Tony mengatakan, dari keseluruhan Barang Bukti Sabu seberat 1086,13 Gram yang berhasil diamankan ini, bisa menyelamatkan 3.258 s/d 4.344 Jiwa Manusia dengan asumsi 1 Gram untuk 3 s/d 4 orang.

“Tersangka kita sangkakan Pasal 114 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 Tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau pidana denda 800 Juta s/d 10 Miliar Rupiah,” pungkasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *