oleh

Kapolres Muara Enim Pimpin Apel Pasukan Ops Patuh Musi 2021

MUARA ENIM, ENIMTV – Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar, S.I.K. memimpin Apel Pasukan Operasi Patuh Musi 2021di halaman Mapolres Muara Enim, Senin (20/9/2021).

Peserta Apel Pasukan Operasi Patuh Musi 2021 itu terdiri dari unsur anggota Polres Muara Enim, Kodim 0404 Muara Enim, Satpol PP dan Dishub.

Dalam apel tersebut, Kapolres Muara Enim yang membacakan amanat Dirlantas Polda Sumsel Kombes Hotman Sirait, menyampaikan permasalahan di Bidang Lalu Lintas dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis.

“Hal ini merupakan konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana transportasi dalam memenuhi kehidupan hidup,” ujar Danny.

Menurut Danny, dewasa ini transportasi telah berkembang dampak dari kemajuan teknologi, contohnya order transportasi sudah berada dalam genggaman (cukup dengan menggunakan handphone), cukup hanya sekali klik, kita sudah bisa langsung bepergian dengan sarana transportasi yang kita inginkan.

“Menyikapi situasi dan kondisi permasalahan bidang Lalu Lintas tersebut, Polri dalam hal ini Polda Sumatera Selatan (Sumsel) akan melaksanakan kegiatan Operasi Kepolisian dengan Sandi Operasi Patuh Musi TA 2021,” ucapnya.

Baca juga:  Desa Kubu Hitu Gelar Musdes Khusus Penerima BLT DD untuk Masyarakat

Pada Operasi Patuh Musi TA 2021 ini, lanjut Danny, Polda Sumsel menurunkan sebanyak 400 personel, dengan harapan pelaksanaan Operasi Patuh Musi Tahun 2021 yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 September 2021 s.d. 03 Oktober 2021, selama (14 hari) dapat mewujudkan Kamseltibcarlantas dan dapat kepatuhan serta ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas.

“Kita ketahui bersama bahwa angka kecelakaan Lalu Lintas di wilayah Polda Sumsel pada Operasi Patuh Musi 2020 sebanyak 11 kejadian, sedangkan pada Operasi Patuh 2019 terjadi 18 kejadian, mengalami penurunan 7 kejadian atau 39%. Sedangkan jumlah korban Meninggal Dunia mengalami penurunan dari 18 orang menjadi 2 orang atau mengalami penurunan sebanyak 16 Korban Jiwa/89%. Untuk korban luka berat mengalami penurunan dari 7 menjadi 4 orang / 43%. Untuk jumlah pelanggaran Lalu Lintas selama Operasi Patuh Musi Tahun 2019 berjumlah 7.750 lembar, sedangkan untuk tahun 2020 sebanyak 4.076 lembar tilang atau menurun 35,8%.” jelas Kapolres Muara Enim.

“Dari hasil Analisa dan Evaluasi tersebut di atas, pelanggaran yang terjadi didominasi berupa pelanggaran sepeda motor yang tidak menggunakan Helm SNI, Pengemudi Ranmor,” tambahnya.

Pada Operasi Patuh Musi TA. 2021 ini,  Polda Sumsel telah menetapkan sasaran, target dan cara bertindak yang bertujuan yaitu:

  1. Meningkatkan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan;
  2. .Meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas;
  3. Mencegah penyebaran Covid-19 serta mewujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap.
Baca juga:  Pemerintah Pastikan Kinerja Tampungan Air Sebagai Antisipasi Kekeringan Tahun 2020

Adapun sasaran Operasi Patuh Musi TA 2021 adalah:

  1. Segala bentuk kegiatan masyarakat yang berpotensi menjadi kluster penyebaran Covid-19;
  2. Masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan;
  3. Masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalu lintas;
  4. Lokasi rawan macet, pelanggaran dan laka lantas serta rawan kerumunan.

Target Operasi Patuh Musi TA.2021 sebagai berikut:

  1. Memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) serta mencegah terjadinya kerumunan massa.
  2. Terciptanya Kamseltibcarlantas pada jalur Tol Arteri dan tempat wisata;
  3. Memperlancar arus Lalu Lintas dan menurunkan jumlah Fatalitas Korban Laka Lantas.

Untuk cara bertindak sebagai berikut:

  1. 5M (Memakai Masker, Mencuci Tangga, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan & Mengurangi Mobilitas);
  2. Melakukan 3T (Testing,Tracing & Treatment);
  3. Melaksanakan Vaksinasi & Pamwal Vaksin;
  4. Penerapan Aplikasi Peduli Lindungi;
  5. Giat Dikmas Lantas;
  6. Turjawali;
  7. Pembatasan Mobilitas;
  8. Rekayasa Lalu Lintas (Penerapan Gage, Penutupan Jalan,Oneway Dll).

Kapolres Muara Enim juga mengatakan dalam Operasi Patuh pada tahun ini masih sama dengan situasi Operasi Patuh pada tahun sebelumnya, di mana masih berada di tengah mewabahnya virus Covid 19.

Baca juga:  Buka Rakornas Pengendalian Inflasi 2020, Presiden Jokowi Ingatkan untuk Jaga Daya Beli Masyarakat

“Dampak dari merebaknya virus Corona sampai saat ini masih bisa kita rasakan, untuk itu operasi patuh yang kita laksanakan sekarang juga menargetkan timbulnya kesadaran masyarakat untuk peduli turut serta memutus mata rantai penularan virus Corona bagi masyarakat yang sedang berlalu lintas. Salah satu contohnya adalah imbauan penggunaan masker, menggunakan Hand Sanitizer atau cuci tangan sebelum memasuki Kendaraan Umum dan menjaga jarak antar penumpang. Hal ini perlu dikampanyekan secara terus menerus dalam rangka menimbulkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan Protokol Kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.” kata Danny.

Dalam penutup amanat Dirlantas Polda Sumsel yang dibacakan oleh Kapolres Muara Enim, juga ditekankan beberapa hal untuk dipedomani selama pelaksanaan operasi, yaitu: Senantiasa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebelum melaksanakan tugas; Utamakan faktor keamanan dan keselamatan; Samakan persepsi serta hindari perdebatan dengan pelanggar Lalu Lintas dan tindakan yang arogan. (Aal/Humas Polres Muara Enim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *