LAHAT, ENIMTV – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru meminta kepada semua elemen masyarakat di Kabupaten Lahat untuk memelihara pembangunan yang sudah ada, apalagi pembangunan jalan dan jembatan yang didanai melalui APBD, APBD Provinsi maupun APBN.
“Jalan yang dibangun ini harus dijaga bersama, bila perlu ditegur perusahaan yang menggunakan kendaraan melebihi tonase, jangan yang selalu disalahkan Pimpro, PU maupun Pemkab Lahat, tapi masyarakat di sekitar juga ikut berperan,” tegas Herman Deru saat menyampaikan sambutan pada peresmian Infrastruktur di Kabupaten Lahat, Sabtu (13/3/2021).

Seperti jalan lingkar Manggul-Batay, lanjut Herman Deru, jalan ini apabila tidak terkontrol dengan baik maka akan rusak kembali dan masyarakat tidak bisa menggunakan sebagai akses.
“Jalan Manggul-Batay diperbaiki dengan dana Rp32 miliar, dana itu bersumber dari masyarakat dari hasil pajak, kalau tidak dirawat maka rusak kembali,” ungkapnya.
Itulah kenapa lebih lanjut diungkapkan Herman Deru, penting semua elemen memelihara jalan yang sudah dibangun atau diperbaiki.
“Itulah kenapa saya minta Dinas Perhubungan untuk mengadakan timbangan portabel supaya bisa merazia mobil yang melebihi tonase,” ujarnya.
Silakan saja, ditambahkan Herman Deru, kendaraan lewat jalan yang telah diperbaiki namun harus diperhatikan muatan dan tonase, kalau sudah melebihi tonase jelas dampaknya kepada jalan yakni rusak.
“Kalau jalan sudah bagus semua kita tidak perlu ragu lagi melakukannya razia di jalan, terutama kendaraan dengan muatan melebihi tonase,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Lahat Cik Ujang, S.H. menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Sumsel yang telah membantu pembangunan di Kabupaten Lahat. Cik Ujang mengakui sering kali menegur perusahaan, bahkan dirinya juga meminta kepada masyarakat silakan lapor kalau masih ada kendaraan bermuatan berat.
“Silakan lapor kepada saya, saya akan surati perusahaan bahkan tegur perusahaan,” ujar Cik Ujang. (Endi)








