oleh

Pemkab. Muara Enim Siap Kelola 10% Migas Blok Lematang

MUARA ENIM, ENIMTV – Guna meningkatkan peran serta daerah dalam mengelola potensi minyak dan gas bumi (Migas) di Kabupaten Muara Enim, Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muara Enim, Drs. Emran Tabrani, M.Si., didampingi Kepala Dinas Perdagangan, Syarpuddin, S.Sos., M.Si., dan Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten Muara Enim, Ir. Tri Hadi Pranyoto pada Kamis (4/3/2021) melaksanakan penjajakan kerja sama atas penawaran minat berpartisipasi (Participating Interest/PI) 10% pada eksplorasi Blok Lematang oleh PT. Medco Energy Exploration and Production (E&P) Indonesia sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Pertemuan antara Pemkab. Muara Enim, Pemprov. Sumsel, Kementerian ESDM dan PT. Medco E&P Indonesia yang berlangsung di Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Selatan ini, menyepakati bahwa Pemkab. Muara Enim melalui Perusahaan Daerah Sarana Pembangunan Muara Enim (PDSPME) akan turut serta dan siap terlibat dalam pengelolaan Blok Lematang.

Baca juga:  Polres Muara Enim Bersama Kodim 0404 dan Sat Pol PP Gelar Patroli Penerapan Protokol Covid-19 di Simpang Tugu Pasar Muara Enim

Plt. Sekda menyampaikan bahwa dalam keikutsertaan 10% tersebut, Pemkab. Muara Enim akan menggandeng perusahaan daerah milik Pemprov. Sumsel yaitu PT. Sumsel Energi Gemilang (Perseroda) yang nantinya akan bersama-sama membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Emran menjelaskan bahwa partisipasi Pemkab. Muara Enim ini memang telah sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 37 Tahun 2016 tentang Penawaran PI Sebesar 10% pada Wilayah Kerja Migas.

Baca juga:  Presiden Jokowi Sambut Kunjungan Resmi PM Malaysia Muhyiddin Yassin di Istana Merdeka

Dengan kata lain, pemerintah pusat memberi kesempatan kepada daerah penghasil Migas, yaitu Kabupaten Muara Enim untuk ikut mengelola kegiatan eksplorasi di wilayahnya, sehingga tidak hanya menjadi penonton semata dengan hanya menerima transfer Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat, namun juga aktif mengelola dan penangkap peluang pendapatan dari kegiatan hulu Migas tersebut.

Lebih lanjut, sesuai perhitungan, Plt. Sekda memperkirakan potensi pendapatan daerah melalui keikutsertaan di eksplorasi PT. Medco E&P Indonesia Blok Lematang ini sebesar Rp19,2 miliar per tahun dan khusus dari eksplorasi PT. Seleraya Belida sebesar Rp1,6 miliar per tahun, yang tentunya akan ada bagi hasil (profit sharing) dengan BUMD Pemprov. Sumsel sebagai mitra kerja.

Baca juga:  Sekda Muara Enim Buka Kegiatan Bimtek Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Instansi Pemkab. Muara Enim

Untuk itu, dalam tindak lanjut pertemuan ini, Pemkab. Muara Enim dan Pemprov. Sumsel akan segera mempersiapkan hal-hal teknis, termasuk kesepakatan yang tertuang di dalam perjanjian kerja sama yang hasilnya akan disampaikan kepada pemerintah pusat melalui SKK migas.

Menurut Emran, ini merupakan peluang Pemkab. Muara Enim untuk meningkatkan akselerasi pendapatan daerah, khususnya yang bersumber dari sektor pertambangan Migas, sehingga nantinya mampu lebih mandiri dalam membiayai program-program pembangunan daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Prokopim-ME/Aal).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *