oleh

PCNU Muara Enim Serahkan Draf Raperda Pesantren kepada DPRD

MUARA ENIM, ENIMTV – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Muara Enim menyerahkan draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pondok Pesantren (Ponpes) Kabupaten Muara Enim kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muara Enim.

Draf Raperda Ponpes Kabupaten Muara Enim tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Liono Basuki, B.Sc., disaksikan oleh para pimpinan Ponpes dalam wilayah Kabupaten Muara Enim, di ruang kerja Ketua DPRD Muara Enim, Senin (8/2/2021),

Baca juga:  Desa Karang Raja Launching Pelayanan Berbasis Digital

Jajaran PCNU Kabupaten Muara Enim yang diwakili oleh KH. M. Dainawi Gerentam Bumi, Kyai Miftah, Kaprawi, Kyai Mursidi, Kyai Nursalim Habibi dan H. Nurdin Masir sebagai Penasehat,

Kemudian Ketua Tim Gus Achmad Mustanjid Fikri, Wakil Ketua H. Abdul Majid Sekretaris Imam Syafei, S.Pd.I., Wakil Sekretaris Deni Putra, M.Pd.I, yang beranggotakan KH. Muhammad Fahri, Kyai Hasanudin, Kyai Hasan Sazili, Yaser Ulil Albab. S.T. sebagai Tim Penyusunan dan Pendampingan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pondok Pesantren Kabupaten Muara Enim.

Baca juga:  Bhakti SMSI Untuk Negeri

Ketua Tanfidziyah NU Kab. Muara Enim Ahmad Mujtaba, S.E., S.Th.I. melalui wakil ketua tim Penyusunan dan Pendampingan Raperda Pondok Pesantren Kabupaten Muara Enim H. Abdul Majid, saat ditemui usai kegiatan, mengatakan bahwa Pesantren adalah lembaga pendidikan tertua yang ada di Indonesia, sebelum Indonesia merdeka dan Ponpes banyak melahirkan para pejuang kemerdekaan.

“Dengan disahkan Perda Pesantren nantinya, adalah sebagai payung hukum pemerintah daerah untuk membuat kebijakan yang berhubungan dengan kurikulum, penyetaraan ijazah, sertifikasi guru, dan dana BOS yang untuk memenuhi kebutuhan fasilitas belajar mengajar dan sarana prasarana lainnya yang diperlukan dalam penyelenggaraan pesantren, dan sudah selayaknya pendidikan pesantren disetarakan dengan pendidikan formal yang ada,” harapnya

Baca juga:  Gubernur Sumsel Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan di Yayasan Abdul Rahman

“Untuk jumlah pesantren yang ada di Kabupaten Muara Enim berjumlah sekitar 60 lebih pesantren, namun yang memiliki izin dari Kemenag sebanyak 22 pesantren, yang lain sedang dalam proses,” pungkasnya. (Ccn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *