12 Tahun Terdampak Debu Batu Bara, Emak-emak Desa Gunung Kembang Kab. Lahat Blokir Jalinteng Sumatera

Berita, Sumsel1,083 views

LAHAT, ENIMTV – Ratusan Emak-emak Desa Gunung Kembang, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan sejak Senin (28/9) pukul 18.00 WIB hingga Selasa (29/9) melakukan aksi demo sambil menutup dan memblokir Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera.

Hal itu disebabkan karena setiap harinya jalan lintas ini dilewati oleh ratusan truk tronton bermuatan batu bara dari lokasi tambang ke Stockpile serta Stasiun Banjarsari dan Arahan.

Menurut Wak Maya Farida selaku warga desa setempat, aktivitas angkutan batu bara ini hanya memberikan dampak debu.

“12 tahun kami menghirup debu batu bara pak, belum ada bantuan kompensasi dari perusahaan batu bara,” kata warga Desa Gunung Kembang itu diikuti oleh ratusan ibu-ibu yang lainnya saat dijumpai Enimtv.com langsung di lokasi.

“Rumah kami kotor setiap hari berkali-kali menyapu, mengepel lantai, untuk membersihkan debu batu bara yang menempel. Kesehatan kami terganggu, selalu bersin dan sesak nafas karena setiap harinya menghirup debu batu bara,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Pak M. Taufik salah satu warga desa setempat juga menerangkan, desa Gunung Kembang belum pernah mendapatkan kompensasi akibat debu batu bara dari beberapa perusahaan batu bara yang melintasi jalan lintas di desanya.

“Desa kami belum pernah mendapatkan kompensasi akibat debu batu bara. Sementara desa lain seperti Telatang, Muara Maung selalu dapat,” terangnya.

Baca juga:  Cegah Penyalahgunaan, Polres Lahat Lakukan Pemeriksaan dan Pengecekan Ranmor R2 Dinas Polri

Emak-emak desa setempat masih terus akan melakukan aksinya hingga Bupati Lahat Cik Ujang bisa turun ke lokasi untuk mengakomodir seluruh aspirasinya.

“Kami belum ka bubarkan diri, sebelum Bupati Lahat Cik Ujang menemui kami kesini untuk mengakomodir semua keluhan kami,” ujar Emak-emak tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Enimtv.com masih berusaha meminta keterangan dari berbagai sumber, termasuk beberapa perusahaan batu bara yang beroperasi di wilayah Merapi Area dan instansi terkait.

Tampak puluhan anggota Satlantas Polres Lahat dipimpin oleh Wakapolres Lahat Kompol Budi Santoso, S.I.K. berusaha mengurai kemacetan di lokasi. (Endi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *