MUARA ENIM, ENIMTV – Upaya mendorong ketahanan pangan sekaligus meningkatkan potensi pertanian masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Muara Enim.
Kali ini, Polsek Semende melalui Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas Desa Gunung Agung melakukan koordinasi serta pengecekan lahan bersama calon petani yang akan mengikuti program penanaman bawang putih di Desa Gunung Agung, Kecamatan Semende Darat Tengah, Kabupaten Muara Enim, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 16.00 WIB tersebut menjadi bagian dari langkah awal memastikan kesiapan calon petani dan lahan sebelum pelaksanaan budidaya bawang putih. Sebanyak 8 calon petani telah menyatakan kesiapan untuk mengikuti sistem dan tata cara penanaman yang telah dijelaskan oleh pihak PT Firman Group.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Semende AKP Yudhi Cahyono, S.H., menyampaikan bahwa koordinasi di lapangan dilakukan untuk memastikan program penanaman bawang putih dapat dipersiapkan dengan baik, mulai dari pendataan calon petani hingga pengecekan kondisi lahan.
Dalam kegiatan tersebut, Kanit Binmas Polsek Semende Aiptu Sukarseno bersama Bhabinkamtibmas Desa Gunung Agung Aiptu Budi NC Putra, S.H., berkoordinasi dengan Kepala Desa Gunung Agung Rizalman serta perangkat desa. Para calon petani juga dikumpulkan untuk melengkapi data dan mendapatkan penjelasan mengenai persyaratan yang harus dipenuhi.
Petugas kemudian turun langsung ke lapangan dengan melakukan pengecekan terhadap lahan masing-masing calon petani. Dari hasil pendataan, terdapat 12 hektare lahan yang disiapkan untuk mendukung rencana penanaman bawang putih.
Delapan calon petani tersebut masing-masing memiliki lahan, yakni Nasrul seluas 2 hektare, Sazili 2 hektare, Apandi 2 hektare, Sapri 1 hektare, Marlan 1 hektare, Amir Hamidi 2 hektare, Rizal 1 hektare, dan Mudrika 1 hektare.
Selain pengecekan lahan, personel Polsek Semende memberikan penjelasan mengenai persyaratan dan mekanisme penanaman bawang putih sesuai dengan sistem yang telah disampaikan oleh pihak PT Firman Group. Dokumentasi calon petani bersama lahan masing-masing juga dilakukan sebagai bagian dari pendataan dan persiapan program.
Secara umum, seluruh calon petani menyatakan siap dan bersedia mengikuti sistem serta tata cara penanaman bawang putih yang telah ditentukan. Kesiapan tersebut menjadi modal awal untuk mengoptimalkan lahan pertanian masyarakat sekaligus mendukung pengembangan komoditas bawang putih di wilayah Semende.
Kegiatan koordinasi dan pengecekan lahan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Jajaran Polsek Semende terus mendorong sinergi bersama pemerintah desa, masyarakat, dan pihak terkait agar program pertanian tersebut dapat dipersiapkan secara terarah serta memberikan manfaat bagi masyarakat. (Aal)








