PTBA Dorong Kemandirian Kelompok Binaan Lewat Penguatan Kepemimpinan

Berita, Daerah2 views

TANJUNG ENIM, ENIMTV – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, terus memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui Program Transformasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI).

Salah satu bentuk program tersebut diwujudkan melalui pengembangan Kelompok Binaan Puyuh Petelur yang dirintis bersama Agustian Kholik sejak 2024. Pengembangan usaha kemudian diperkuat dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, salah satunya melalui pelatihan collective leadership yang diikuti enam anggota perempuan kelompok binaan.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan anggota dalam mempraktikkan fungsi kepemimpinan secara bersama-sama, sekaligus mendorong mereka untuk terlibat dalam pemikiran dan pengambilan keputusan strategis kelompok.

Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno, mengatakan penguatan kapasitas menjadi bagian penting untuk memastikan keberlanjutan program pemberdayaan.

“Kami ingin pemberdayaan masyarakat tidak berhenti pada terbentuknya usaha, tetapi juga membangun kapasitas masyarakat yang menjalankannya. Melalui collective leadership, setiap anggota didorong untuk berani mengambil peran, menyampaikan gagasan, mengambil keputusan bersama, dan bertanggung jawab terhadap kemajuan kelompok. Ini menjadi fondasi penting bagi kemandirian dan penghidupan yang berkelanjutan,” jelas Eko.

Sustainable Economic, Social and Environment Department Head Sustainability PTBA, Listati, menuturkan pelatihan menggunakan pendekatan experiential learning yang interaktif melalui empat sesi co-lead, role play, diskusi reflektif, dan penyusunan action plan. Hasil observasi menunjukkan peserta semakin mampu merumuskan tujuan, mengidentifikasi masalah, mempertimbangkan alternatif, berkomunikasi, serta mengambil keputusan secara kolektif.

Baca juga:  Tingkatkan Kapasitas Angkut, Afiliasi PTBA Tambah Armada Kapal

“Pelatihan merupakan bagian dari upaya Perseroan meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat binaan. Kami berharap kegiatan ini dapat membangun pola pikir dan jiwa kepemimpinan setiap anggota sehingga mampu berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan. Kapasitas yang telah dibangun juga diharapkan dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Listati.

Sementara itu, Agustian Kholik berharap pelatihan dapat meningkatkan keterlibatan seluruh anggota dalam mengembangkan usaha kelompok.

“Kami berharap seluruh anggota dapat terlibat aktif, tidak hanya dalam kegiatan operasional, tetapi juga dalam berbagai hal untuk kemajuan usaha. Kami ingin anggota semakin percaya diri untuk menyosialisasikan dan mempromosikan usaha PPSKD agar dikenal lebih luas,” jelas Agustian. (Aal/Humas PTBA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *