MUARA ENIM, ENIMTV – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Enim menggelar panen raya melon sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan di lingkungan Lapas, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan lahan di lingkungan Lapas sekaligus upaya mendorong pengembangan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
Dalam panen raya tersebut, Lapas Muara Enim berhasil menghasilkan sekitar 120 kilogram melon. Hasil tersebut diperoleh setelah tanaman melalui proses budidaya dan perawatan hingga menghasilkan buah yang siap dipanen.
Panen ini sekaligus menjadi momentum untuk melihat hasil dari program budidaya melon yang telah dikembangkan sebagai bagian dari kegiatan pembinaan kemandirian di Lapas Muara Enim.
Kepala Lapas Kelas IIB Muara Enim Auliya Zulfahmi, mengatakan budidaya melon merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan pihaknya.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memanfaatkan lahan yang tersedia, tetapi juga memberikan pengalaman dan keterampilan produktif kepada warga binaan.
“Program budidaya melon ini merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang terus kami kembangkan. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan hasil yang positif,” ujar Auliya.
Ia menambahkan, panen raya tersebut menjadi bukti bahwa program pembinaan kemandirian dapat dikembangkan melalui kegiatan pertanian yang memiliki nilai produktif.
“Lapas Muara Enim terus berupaya mengoptimalkan berbagai potensi yang tersedia untuk mendukung program pembinaan bagi warga binaan,” imbuhnya.
Auliya menegaskan, hasil pertanian yang diperoleh juga diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan kegiatan produktif di lingkungan Lapas sekaligus memberikan pengalaman bagi warga binaan dalam mengelola usaha di bidang pertanian.
“Program pembinaan kemandirian di bidang pertanian diharapkan tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat,” pungkasnya. (Aal)








