Gudang BBM Ilegal di Muara Enim Terbakar, Polisi Amankan Ribuan Liter Solar Olahan

Berita, Daerah67 views

MUARA ENIM, ENIMTV – Sebuah gudang yang diduga dijadikan tempat penampungan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di Dusun III, Desa Tanjung Terang, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim terbakar, Senin 12 Januari 2026 sekitar pukul 13.12 WIB.

Kebakaran tersebut menghebohkan masyarakat sekitar dan pengguna jalan karena besarnya api dan kepulan asap hitam yang membubung tinggi.

Dari informasi dihimpun, gudang tersebut digunakan untuk mengolah BBM jenis solar olahan yang diduga bahan mentah minyak berasal dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Muara Enim Arman Sarijaya melalui Kasi Evakuasi dan Investigasi Edy Rachmady menyampaikan bahwa, proses pemadaman api melibatkan 5 mobil Damkar dan 1 mobil Tangki Supply BPBD.

“Api berhasil dipadamkan kurang dari 2 jam,” ujar Edy.

Edy memastikan tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa kebakaran tersebut, tapi menyebabkan kerugian material.

“Untuk penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam penyelidikan kepolisian,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang membenarkan adanya kebakaran gudang BBM ilegal tersebut.

“Petugas kita sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi serta memasang police line di lokasi kejadian,” jelas Kasi Humas, Selasa 13 Januari 2026.

Lebih lanjut, Kasi Humas menerangkan, saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap pemilik gudang berinisial RK.

Baca juga:  Polres Muara Enim Bersama Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Timbunan Sampah di Pasar Inpres

“Kasus ini masih tahap penyelidikan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Muara Enim,” terangnya.

Pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP yang diduga kuat berkaitan dengan pengolahan BBM ilegal.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa 1 unit mobil pick up merk Suzuki Carry yang hangus terbakar, 2 bak penampungan BBM, 3 tanki BBM terdiri dari 1 unit tanki kosong merk PT. Prima Lautan Mandiri, 1 unit tanki warna biru putih kapasitas 5000 liter berisi 3000 liter minyak olahan jenis solar, dan 1 unit tanki warna biru putih kapasitas 8000 liter berisi 3000 liter minyak olahan jenis solar.

Selain itu, 1 tanki petak, 15 unit drum, 21 kerangka baby tedmon ukuran 1000 liter yang telah terbakar, 4 unit mesin pompa yang telah terbakar, 2 buah selang ukuran 5 inci lebih kurang 5 meter, 1 buah selang ukuran 5 inci lebih kurang 5 meter yang telah terbakar, dan 3 buah tabung APAR. (Aal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *