Muara Enim-Bulog Sepakat Bangun Gudang Logistik

Berita, Daerah40 views

MUARA ENIM, ENIMTV – Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim bersama Perum Bulog sepakat membangun gudang logistik di wilayah Kabupaten Muara Enim.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bupati Muara Enim H. Edison, S.H. dan Direktur Utama Perum Bulog, yang berlangsung di Gedung Perum Bulog, Jakarta, Senin (27/10/2025).

Turut mendampingi Bupati, di antaranya Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir. Syamsiah, M.Si. beserta jajaran OPD terkait.

Melalui kerja sama ini, Pemkab Muara Enim akan menyediakan lahan seluas 3 hektare yang berlokasi di Desa Penanggiran, Kecamatan Gunung Megang.

Perum Bulog nantinya akan bertanggung jawab atas pembangunan infrastruktur pascapanen di lokasi tersebut.

Bupati menyebut langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat sistem logistik pangan daerah.

“Kita harapkan ini bisa memberikan dampak positif terhadap kestabilan harga dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Edison.

Orang nomor satu di Bumi Serasan Sekundang itu mengatakan, pembangunan gudang logistik di wilayah sendiri ini menjadi langkah strategis yang sangat dinanti.

“Setelah sebelumnya Kabupaten Muara Enim bergantung pada Perum Bulog Sub Divre Lahat untuk kebutuhan logistik pangan,” katanya.

Dengan adanya fasilitas ini, sambung Edison, Muara Enim tidak lagi harus mengandalkan distribusi dari luar daerah.

“Harapan kita tentunya proses penyaluran bahan pokok dapat dilakukan lebih cepat, efisien, dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Baca juga:  Petani dari 5 Kecamatan Ikuti Bimtek Budidaya Jeruk

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog diwakili Direktur Pengadaan Prihasto Setyanto, mengatakan pembangunan gudang logistik di Muara Enim mendukung terciptanya sistem distribusi pangan yang lebih efektif dan responsif terhadap dinamika pasar lokal.

“Kehadiran gudang ini diharapkan mampu mempercepat penyaluran bahan pokok, memperkuat cadangan pangan pemerintah, serta menekan fluktuasi harga yang kerap merugikan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Perum Bulog juga berharap fasilitas ini mendorong kualitas dan kuantitas hasil produksi yang dapat meningkat secara berkelanjutan.

“Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan Bulog, pembangunan ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan yang inklusif dan berkeadilan,” tutupnya.

Sebagai informasi, Pemkab Muara Enim mempunyai luas wilayah 7.482,86
km², dengan jumlah penduduk sebanyak
667.181 Jiwa, dan luas panen produksi, rata-rata produksi sawah, ladang dan lebak.

Untuk padi sawah rendengan luas panen 21.718,00 ha dengan rata-rata produksi 145.866,56 ton. Padi sawah gadu luas panen 8.482,00 ha dengan rata-rata produksi 43.580,52 ton. Padi ladang luas panen 3.618,00 ha yang rata-rata produksi 14.110,20 ton.

Kemudian, saat ini Kabupaten Muara Enim mempunyai Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) dengan rincian, Stok CPPD 213,695 ton, Gudang Bulog Lahat : 174,26 ton, Usaha Dagang 29,435 ton, dan Gapoktan Timbul Abadi 10 ton. (Aal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *