oleh

Pj Bupati Muara Enim Sumbang Dana Pembangunan Masjid dan Ponpes Asy-Syifa Al-Islami

MUARA ENIM, ENIMTV – Sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan pendidikan Pondok Pesantren serta kenyamanan dalam beribadah, Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim memberikan dana bantuan berupa uang senilai Rp20 juta untuk pembangunan masjid dan ruang belajar Pondok Pesantren (Ponpes) Asy-Syifa Al-Islami Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim.

Pemberian bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Pj Bupati saat menghadiri kegiatan Tarhib Ramadan, Peresmian sekaligus Syukuran Masjid dan Pondok Pesantren Asy-Syifa Al-Islami, Jumat (01/03/2024).

Baca juga:  Pemkab dan DPRD Muara Enim Sepakati Raperda Perubahan RPJMD 2018-2023

Pada kesempatan yang baik itu, Pj Bupati yang hadir didampingi para kepala perangkat daerah lainnya, mengucapkan selamat serta menyambut baik atas diresmikannya Masjid dan Ponpes Asy-Syifa Al-Islami sebagai lembaga pendidikan Islam yang memiliki tujuan mulia, yaitu mencerdaskan anak bangsa dengan memberi pelajaran ilmu-ilmu diniyah.

Lebih dari itu, dirinya menilai bahwa keberadaan pondok pesantren tentunya mempunyai peranan besar dalam mendidik dan mencetak para generasi penerus bangsa yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, namun juga mempunyai akhlak yang baik.

Baca juga:  Wujudkan Semangat Sinergi BUMN, PELNI Bantu Pemasangan Listrik di NTT

Untuk itu, dirinya mengajak semua pihak agar dapat membantu sekaligus mendoakan Ponpes tersebut dapat segera beraktivitas penuh, dan kemudian berhasil mewujudkan segala yang dicita-citakan dengan menjadi lembaga pendidikan Islam yang maju dan unggul.

Sementara itu, Ketua Yayasan Asy-Syifa Al-Islami H. Pondra Nasrullah berterima kasih atas kepedulian dan perhatian pemerintah daerah khususnya kepada Pj Bupati yang telah membantu pembangunan di Yayasan Asy-Syifa Al-Islami ini.

Baca juga:  Plt Bupati Muara Enim Resmikan Ujan Mas Ulu Jadi Desa Definitf

Dirinya pula mendoakan agar keberkahan terhadap keberadaan Ponpes ini tidak hanya dapat dirasakan bagi masyarakat sekitar namun juga seluruh masyarakat di Kabupaten Muara Enim. (Aal/Prokopim-ME)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *