oleh

Pinjam Handphone Berujung Duel Berdarah, Remaja 17 Tahun di Muara Enim Kehilangan Nyawa

MUARA ENIM, ENIMTV – Nasib tragis dialami WP (17), warga Desa Tapus, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim yang harus kehilangan nyawa akibat duel berdarah dengan S (27), warga desa yang sama.

Kronologi peristiwa itu diketahui berawal dari korban yang meminjam handphone milik pelaku. namun tak kunjung dikembalikan selama kurang lebih 3 minggu.

Pelaku terus mempertanyakan handphone miliknya yang dipinjam korban, tetapi korban masih juga tidak mengembalikan handphone tersebut.

Hingga pada Selasa (9/8/2022) sekira pukul 03.00 WIB, pelaku yang sedang berada di depan Kantor Kepala Desa Tapus melihat korban sedang bermotor dan memanggil korban. Setelah itu, korban langsung berbelok arah dan mendekati pelaku.

Baca juga:  Kalapas Muara Enim Berharap Awak Media Bantu Promosi Produk Warga Binaan

Pada saat itu, pelaku dan korban pun mengobrol sejenak. Namun, dari obrolan tersebut korban merasa tidak senang terhadap pelaku, karena terus mempertanyakan handphone milik pelaku.

Tak berselang lama, korban mengambil sebilah pisau dari jok motor miliknya dan langsung menusukkannya ke arah bagian perut pelaku.

Melihat hal itu, pelaku berhasil menghindar dan langsung mencabut sebilah pisau yang berada di pinggangnya. Pelaku lalu menusukkan pisau ke arah dada korban, namun korban sempat menangkis hingga mengenai tangan kiri korban.

Akibat dari peristiwa tersebut, korban mengalami luka di bagian tangan sebelah kiri dan dada sebelah kiri.

Setelah berhasil menusuk korban, pelaku langsung membawa korban ke Polindes terdekat. Namun nyawa korban tidak dapat tertolong lagi,

Baca juga:  Lepas Mahasiswa Bidiksiba, Plt. Bupati Muara Enim Ucapkan Terima Kasih Atas Kepedulian PTBA

Kemudian, pelaku langsung pulang ke rumah dan memberitahu ibunya, bahwa pelaku membunuh korban.

Pelaku lalu pergi ke rumah korban untuk memberitahu kepada orang tua korban, bahwa korban sedang berada di Polindes. Setelah itu, pelaku langsung pulang ke rumahnya.

Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Lembak AKP Apriansyah, S.H., M.Si. membenarkan peristiwa tersebut.

“Polsek Lembak mendapatkan informasi sekira pukul 04.00 WIB dari Kepala Desa Tapus, bahwa telah terjadi pembunuhan di Desa Tapus. Kita langsung menuju tempat kediaman korban,” kata AKP Apriansyah dalam keterangannya, Selasa (9/8).

Baca juga:  Zero Halinar, Tim Satops Patnal Kemenkumham Sumsel bersama Petugas Lapas Muara Enim Gelar Razia Insidentil Kamar Hunian Warga Binaan

Kemudian, dengan didampingi Kepala Desa Tapus, Kapolsek Lembak bersama anggota mengamankan pelaku yang saat itu masih bersembunyi di rumahnya,

“Pada saat pelaku sedang berada di rumah, anggota Polsek Lembak langsung mengamankan pelaku dan selanjutnya dibawa ke Polsek Lembak untuk dimintai keterangan,” jelasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan antara lain, 1 bilah pisau bergagang merah milik pelaku, 1 helai kaos dalam warna putih, 1 1 helai celana jeans pendek, 1 pasang sandal warna hitam, 1 bilah pisau gagang kayu milik korban, 1 helai baju warna hitam, 1 helai celana panjang warna melah, dan 1 helai celana dalam warna biru. (Aal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *