oleh

Kapolsek Tebing Tinggi Empat Lawang Hadiri Sidang Praperadilan di PN Lahat

LAHAT, ENIMTV – Asmi bin Udi (Alm) dan Adam Malik bin Ahmad Rifai, warga Desa Rantau Tenang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan yang ditangkap anggota kepolisian Polsek Tebing Tinggi di Area Sabung Ayam seputar kediamannya, kini bisa bernapas lega dan tidur dengan nyenyak tanpa ada rasa ketakutan lagi, sebab kasusnya telah berakhir di Pengadilan Negeri (PN) Lahat, Senin (14/3/2022).

Dari kedua belah pihak antara Kuasa Hukum Tersangka Asni dan Adam, yakni Jilun, S.H., M.H. dan Rekan Alpanto, S.H., M.H. selaku pemohon dan dari pihak kepolisian yang dihadiri langsung oleh Kapolsek Tebing Tinggi AKP M. Aidil Fitri, S.H., M.M. selaku termohon. Kedua belah pihak sepakat untuk mengambil langkah damai dan mencabut pengajuan perkara di ruang sidang PN Lahat, pukul 14.30 WIB.

Baca juga:  Satreskrim Polres Muara Enim Ciduk Pelaku Penipuan dengan Modus Hipnotis

Saat ditemui di PN Lahat, Kuasa Hukum Jilun, S.H., M.H. didampingi Alpanto Wijaya, S.H., M.H., mengatakan bahwa pihaknya menghormati pihak kepolisian Polsek Tebing Tinggi dalam melakukan penegakan hukum terhadap penyakit masyarakat, seperti judi, narkoba, dan prostitusi yang mengganggu kehidupan masyarakat. Namun pihaknya berharap tindakan aparat tersebut tepat sasaran, artinya orang yang benar-benar melakukan penyakit masyarakat tersebut.

“Karena kasus penyidikan terhadap Adam dan Asmi masih dalam proses, dan pihak Polsek Tebing Tinggi sudah sepakat akan melakukan proses hukum secara tepat sasaran. Untuk kasus Adam dan Asmi menunggu hasil penyidikan dan gelar perkara, dan apabila tidak cukup bukti maka meminta pihak Polsek Tebing Tinggi untuk menerbitkan Surat Penghentian Penyidikan (SP3),” ujar Jilun sebelum masuk ruang sidang di Pengadilan Negeri Lahat.

Baca juga:  2 Pegawai PTBA Dianugerahi Tanda Kehormatan dari Presiden Jokowi

Sementara itu, Kapolsek Tebing Tinggi Polres Empat Lawang mengatakan bahwa adanya penangkapan terhadap warga desa tersebut karena sebelumnya sering mendapat laporan dari warga setempat, bahwa di sekitar lokasi tersebut diduga sering diadakan sabung ayam bahkan mengarah dalam bentuk perjudian.

“Niat kami selaku penegak hukum ingin menjadikan wilayah hukum kami bebas dari apapun bentuk kejahatan, dari informasi yang disampaikan dari masyarakat kepada kami, bahwa di lokasi tersebut sering diadakan sabung ayam, sehingga kami tindak lanjuti. Karena judi sabung ayam juga termasuk dalam kejahatan penyakit masyarakat, kami pun perintahkan anggota untuk melakukan tindakan, adapun saat penangkapan kedua warga tersebut, keduanya berada tidak jauh dari lokasi sabung ayam, dan adanya penangkapan terhadap saudara Asmi dan Adam untuk mendalami lebih lanjut kegiatan sabung ayam tersebut, percayalah pada kami kepolisian tetap komitmen dalam melayani dan mengayomi serta melindungi masyarakat,” ujar Aidil.

Baca juga:  PN Lahat Sukses Gelar Syukuran Perayaan HUT ke-75 Mahkamah Agung

Atas kesepakatan kedua belah pihak antara Kuasa hukum Tim Kuasa Hukum Adam dan Asmi serta Polsek Tebing Tinggi di hadapan hakim Chrisinta Dewi Destiana, S.H., telah sepakat untuk melakukan pencabutan perkara dan telah diputuskan sehingga atas dasar surat yang  didaftarkan pada Pengadilan Negeri Lahat dengan Register Nomor:02/Pid.Pra/2022/PN.Lht, tanggal 2 Maret 2022, dicabut. (SMSI Lahat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *