oleh

Pemkab Muara Enim Minta PT KAI Beri 1000 Pohon Tiap 1 Desa

MUARA ENIM, ENIMTV – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Daerah Kab. Muara Enim, H. Riswandar memimpin langsung Rapat Pembahasan Penebangan Pohon di Ruang Terbuka Hijau Kawasan Permukiman (RTHKP) Kab. Muara Enim, di Ruang Rapat Pangripta Nusantara Bappeda Muara Enim, Jumat (22/10/2021).

Rapat tersebut digelar guna menindaklanjuti Surat Kepala Bagian Bangunan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Nomor: KA.104/X/1/DV.3-2021 Tanggal 18 Oktober 2021 Perihal Permohonan penebangan sebanyak 9 (sembilan) batang pohon di area stasiun Kereta Api Muara Enim,

Dalam sambutannya, Asisten II mengatakan bahwa sesuai dengan fungsi RTHKP dalam pasal 14 ayat (3) Permendari No.1 Tahun 2007, ditetapkan bahwa penebangan pohon di areal RTHKP publik dibatasi secara ketat dan harus seizin Kepala Daerah.

Baca juga:  Semangat Gerakan Dukung Lawang Kidul Zona Hijau

Selain itu, diatur juga dalam Peraturan Daerah Kab. Muara Enim Nomor 13 Tahun 2018 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Muara Enim, di mana penyediaan ruang terbuka hijau seluas 30% dari luas kota, di mana 20% merupakan RTH publik, 10% RTH privat.

“Jika kita berpedoman dengan Permendagri dan Perda tersebut, dapat kita tarik kesimpulan bahwasanya penebangan pohon dalam kawasan RTHKP ini tidak sembarang, namun kami akan berusaha sebaik mungkin akan mendapatkan perizinan terkait permohonan PT KAI menebang beberapa pohon di sekitaran bangunan Stasiun Muara Enim.” ujarnya.

Baca juga:  Kompak Curi Pipa Pertamina, Ayah dan Anak di Muara Enim Berakhir Diringkus Polisi

Untuk itu, Riswandar meminta kepada pihak PT KAI untuk membantu Pemkab. Muara Enim demi mewujudkan 30% Ruang Terbuka Hijau sebagaimana yang dimuat didalam Perda Kab. Muara Enim No 13 Tahun 2018.

“Saya minta kepada pihak PT KAI untuk setidaknya memberikan 1000 pohon kepada 1 desa yang ada di tiap kecamatan di Kab. Muara enim,” tegas Riswandar.

Baca juga:  Penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1442 H, Masjid Agung Muara Enim Sembelih 4 Sapi dan 10 Kambing

Lebih lanjut, Riswandar mengatakan permintaan 1000 batang pohon untuk 1 desa ini semata-mata adalah bentuk feedback selaku pemangku kepetingan, dalam hal ini Pemkab. Muara Enim bersama PT KAI selaku pihak BUMN kepada Kabupaten Muara Enim.

Turut hadir dalam rapat tersebut, di antaranya Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Sekdin DLH, Camat Muara Enim serta perwakilan dari PT KAI. (Aal/Diskominfo-ME)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *