oleh

Aniaya Pengunjung, Pemilik Cafe Ditangkap Satreskrim Polres Lahat

LAHAT, ENIMTV – Ruban (56), Pemilik Cafe di Desa Muara Lawai, Kec. Merapi Timur, Kab. Lahat ditangkap Satreskrim Polres Lahat lantaran diduga telah menganiaya Hermansyah (41), warga Kel. Tungkal, Kec. Muara Enim, Kab. Muara Enim dan Reihan (45), warga Desa Muara Lawai, Kec. Merapi Timur, Kab. Lahat.

Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono melalui juru bicara Humas Aiptu Lispono kepada Enimtv.com Kamis (17/6/2021), menjelaskan kronologi kejadian dugaan penganiayaan tersebut.

“Pada Rabu (16/6/2021) sekira pukul 05.30 WIB, pelapor Rosdiana mendapat telepon dari M. Ikbal bahwa korban dianiaya orang, kemudian pelapor langsung berangkat ke RS Rabain Muara Enim. Sesampainya di RS tersebut, pelapor bertanya kepada korban perihal penyebab luka tersebut. Selanjutnya korban memberitahu pelapor bahwa luka tersebut diakibatkan korban dianiaya oleh terlapor Ruban dengan menggunakan senjata tajam sejenis pisau cutter, dengan cara menyabetkan ke arah leher korban sebanyak satu kali yang mengenai leher bagian kiri korban dan mengakibatkan luka terbuka sepanjang 20 cm dan dalam sekira 5 cm, akibat luka tersebut korban tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari,” jelas Lispono.

Baca juga:  Mendes PDTT Proyeksikan Daerah Tertinggal yang Terentaskan Lebihi Target RPJMN

Lispono menjelaskan, pelapor juga mendapat keterangan dari Reihan yang merupakan teman korban pada saat kejadian. Saat itu sekira pukul 02.30 WIB, korban bersama Reihan sedang berada di Cafe Ruban Desa Muara Lawai, Kec. Merapi Timur, Kab. Lahat untuk duduk

“Mendengar ada suara orang ribut dari dalam kamar mandi Cafe Ruban, Reihan masuk ke dalam untuk mengetahui apa yang terjadi. Kemudian pada saat di dalam, Reihan bertanya dengan terlapor yang juga Pemilik Cafe tersebut, akan tetapi langsung diserang oleh terlapor menggunakan senjata tajam sejenis pisau cutter, sehingga mengakibatkan luka sabetan di bagian perut sebelah kiri. Reihan lalu langsung keluar,” je;asnya.

Baca juga:  Polri Segera Rampungkan Pemberkasan Perkara Kasus Suap Red Notice dan Surat Jalan Djoko Tjandra

Melihat Reihan yang terluka, lanjut Lispono, korban Hermansyah masuk ke dalam untuk menanyakan kepada terlapor mengapa menganiaya rekannya menggunakan senjata tajam sambil memukul meja. Namun saat keluar dari dalam cafe, korban sudah mengalami luka terbuka sepanjang sekira 20 cm dan dalam sekira 5 cm.

Masih menurut keterangan Reihan kepada pelapor, bahwa dia melihat yang melakukan penganiayaan tersebut yaitu tersangka Ruban dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau cutter,

Baca juga:  Menhub Pastikan Tol Jalan Layang Japek II Dapat Beroperasi Pada 20 Desember 2019

Korban kemudian dibawa ke RSUD Rabain Muara Enim. Sedangkan pelapor melaporkan kejadian ke Polsek Merapi Barat. dengan LP/ B- 07 /VI/2021/SS/RES LHT/SEK MERAPI BARAT, tanggal 16 Juni 2021.

“Setelah mendapat informasi kejadian penganiayaan tersebut, anggota Satreskrim Polres Lahat bersama dengan anggota Reskrim Polsek Merapi Barat langsung melakukan pengejaran ke rumah tersangka di Ds muara Enim Kampung V. Sesampainya di rumah tersangka,, didapati pelaku sedang berada di rumah,” terang Lispono.

“Kemudian pelaku langsung dibawa ke Polsek Merapi Barat dan kita jerat pasal 351 KUHP Penganiayaan,” pungkasnya. (Endi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *