oleh

Dibanding 2019, Tindak Pidana di OKU Timur Meningkat 17 Persen

OKU TIMUR, ENIMTV – Jumlah Tindak Pidana (JTP) di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur) pada 2020 mengalami peningkatan 17 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sedangkan untuk Penyelesaian Tindak Pidana (PTP) juga mengalami kenaikan yang mencapai 25 persen.

Demikian diungkapkan oleh Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon, S.I.K., M.H. didampingi Kasat Reskrim AKP I Putu Suryawan, S.I.K., S.H., Kasat Res Narkoba Iptu Regan Kusuma Wardani, S.I.K., dan Pjs Kasubag Humas Iptu Yuli, pada kegiatan press release akhir tahun di Mapolres OKU Timur, Kamis (31/12/2020).

“Fungsi Operasional Sat Reskrim, perbandingan penanganan kasus pada 2019 dengan 2020. Pada 2019 JTP sebanyak 263 kasus, sedangkan pada 2020 naik 17 persen atau 310 kasus. Kemudian tingkat PTP pada 2019 sebanyak 167 kasus, dibandingkan pada 2020 sebanyak 209 maupun naik 25 persen,” kata Dalizon.

Baca juga:  Angkasa Pura II Selangkah Lagi Kelola Bandara di Lampung, Bengkulu dan Belitung

Dalizon mengungkapkan perbandingan jumlah kasus Curas, Curat, Curanmor (C3) 2019 dan 2020.

“Pada 2019, JTP sebanyak 129. Lalu pada 2020 mengalami trend kenaikan 22 persen atau 158. Untuk PTP pada 2019 sebanyak 86. Sedangkan pada 2020 sebanyak 117 kasus atau naik 36 persen,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dalizon merinci jumlah kasus dan penyelesaiannya berdasarkan jenis kasus tindak pidana, rincian kasus pada 2020 jenis tindak pidana Curas JTP sebanyak 31 dan PTP sebanyak 35, dengan persentase penyelesaian kasus 113%.

Baca juga:  Melalui RUPS, Pengunduran Diri Dirut BPR Gerbang Serasan Disetujui

“Untuk Curat JTP sebanyak 74 dan PTP 56, persentase penyelesaian kasus 76%. Kemudian untuk Curanmor JTP 47 dan PTP 23, persentase penyelesaian 49 persen,” ujarnya.

Lalu untuk Pencurian JTP 6 dan PTP 3, persentase penyelesaian 50 persen. Karhutla JTP 1 dan PTP 1, persentase penyelesaian kasus 100 persen.

“Penyalahgunaan BBM JTP 1 dan PTP 1, persentases penyelesaian 100 persen. PPA JTP 28 dan PTP 22, persentase penyelesaian kasua 78 persen,” bebernya.

Baca juga:  Pertunjukan ROKAMBA, Terobosan Inovasi Kreatif Polres Muara Enim dalam Sosialiasikan Vaksin Covid-19

Dia menambahkan, data jumlah tersangka, jumlah tindak pidana 310, penyelesaian tindak pidana 209, jumlah tersangka yang ditangkap 244. Tersangka 810 (Tembak mati) tiga LP dan tiga tersangka.

“Jenis kejahatan masih kerap terjadi kejahatan konvensional, karena objek korban gampang ditemukan dengan banyak faktor,” ungkap Dalizon.

Polres OKU Timur terus meningkatkan kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Polres OKU Timur mendapat predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Sebagai bentuk kerja Polres OKU Timur yang semakin baik,” pungkasnya. (SMSI)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *