oleh

Lansia dan Penyandang Disabilitas di Lampura Luput Bantuan Pemerintah

LAMPUNG UTARA, ENIMTV – Rohayati seorang lansia yang tinggal di RT. 02 Lingkungan V, Kelurahan Bukit Kemuning, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara belum pernah mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah baik itu pemerintah pusat maupun daerah.

Rohayati tinggal bersama anak perempuannya yang sudah janda dan hanya bisa bergantung pada anak laki-lakinya yang bekerja menjadi pedagang keliling.

“Sedangkan ini saja saya Wallahualam, kalau dapat bantuan ya syukur kalau gak dapat mau gimana kita. Kalau dikasih ya untung kita, kalau nggak ya mau gimana,” ucap Rohayati. Minggu (31/05/2020).

Baca juga:  Kebakaran RSUD HM Rabain Muara Enim

Di usianya yang sudah lebih dari 60 tahun ini, Rohayati berharap agar ia bisa mendapatkan bantuan dari Pemerintah.

“Harapannya kalau ada bantuan ya minta dikasih, kalau ngga dikasih ya gimana, mau nyari nggak bisa, badan saya udah nggak kuat lagi,” harapnya.

Reza selaku Ketua RT. 02 Lingkungan V mengungkapkan bahwa Rohayati sempat diajukan dalam daftar penerima Bantuan Covid-19, karena belum pernah menerima bantuan apapun dari Pemerintah. Melihat dari kondisi tempat tinggal Rohayati yang kurang layak dan pemenuhan kebutuhan sehari-harinya yang hanya bisa bergantung pada anak laki-lakinya tersebut.

Baca juga:  Perluas Kemitraan, IPC Jalin Kerjasama Dengan 2 Pelabuhan di Sabah

Di kelurahan yang sama, Samsidar warga RT. 01 Lingkungan V, ia merupakan penyandang disabilitas yang juga luput bantuan pemerintah. Kaum minoritas yang seharusnya mendapatkan perhatian khusus, namun belum mendapatkan bantuan apapun. Untuk makan sehari-hari, Samsidar bergantung pada keponakannya.

Diungkapkan oleh Johan selaku Ketua RT. 01 di lingkungan setempat, Samsidar belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah baik itu dari segi alat bantu untuk mempermudah masuk dan keluar rumah maupun bantuan sosial lainnya.

“Dalam pendataan dalam segi bantuan tidak pernah ditinggalkan, atas nama warga saya Samsidar ini, tapi sayangnya belum pernah mendapatkan bantuan,” ungkapnya.

Baca juga:  RSCM Gelar Vaksinasi Perdana COVID-19 bagi 15 Dokter Lansia

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menyediakan anggaran untuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT) khusus kelurahan yang berbayar demi pengeluaran pandemi Covid-19. Program ini tak ubahnya BLT dari Dana Desa yang telah dikucurkan sebelumnya. Perbedaannya adalah BLT DD yang dikucurkan bersumber dari dana desa yaitu dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sedangkan BLT untuk kelurahan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Namun sangat disayangkan masih ada Lansia dan Penyandang Disabilitas yang luput dari bantuan tersebut. (Hdr)

Selengkapnya ———- Simak video

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *